Digerus Hujan, Badan Rel Ambles 40 cm

116

SEMARANG – Penyebab anjloknya Kereta Api Jayabaya, jurusan Jakarta-Malang di KM 63+700 BH 302 antara stasiun Ujungnegoro-Kauripan, Batang, Selasa lalu telah menemui titik terang.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto menjelaskan, anjloknya limas as roda di 4 gerbong rangkaian yang membawa 455 penumpang itu diduga karena faktor curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan landasan yang menjadi tumpuan pangkal pilar badan rel KM 64 ambles sedalam 40 sentimeter. ”Curah hujan yang tinggi selama 5 jam di daerah tersebut, membuat sebuah pilar di KM 64 ambles dan menyebabkan kereta Jayabaya anjlok,” jelasnya.

Penumpang KA Jayabaya sendiri, lanjut Suprapto, sudah dibawa ke Malang dengan Kereta Kaligungmas sekitar pukul 10.00 malam kemarin. Pasca kejadian ini, sementara pihak Daop memberlakukan jalur tunggal di titik anjloknya KA Jayabaya. ”Kita masih perbaiki rel yang ambles, estimasi pengerjaannya sekitar 24 jam atau satu hari agar jalur transportasi kereta kembali lancar,” tandasnya.

Perbaikan jalur yang ambles sendiri dilakukan dengan mengganti bantalan jalan rel yang rusak akibat gesekan dengan gerbong KA Jayabaya yang anjlok sepanjang 200 meter, serta menambah volume batu kricak yang ada di bantaran rel. ”Kami juga mengusahakan penguatan pilar padan rel yang ambles agar posisinya kembali normal dan bisa dilewati lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kereta Api Jayabaya rute Jakarta-Malang anjlok dari perlintasan rel di KM 63 + 700 BH 302 antara Stasiun Ujungnegoro-Kuripan, Batang, Selasa (3/2) kemarin, sekitar pukul 18.06. Beruntung, KA yang mengangkut 455 penumpang tersebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, perjalanan beberapa kereta api di jalur tersebut sedikit tersendat. Tiga kereta api tertahan, yakni KA Kaligung, dan 2 KA Barang. Tiga KA tersebut tertahan di 3 stasiun berbeda, masing-masing di Stasiun KA Ujungnegoro, Stasiun KA Batang dan Stasiun KA Pekalongan. PT KAI Daop IV pun sudah mengirimkan KA Kaligungmas untuk mengevakuasi penumpang KA Jayabaya untuk dibawa ke Semarang. (den/zal/ce1)