PERKENALKAN: Kepala Biro Humas Setda Jateng Sinoeng NR bersama Direktur Radar Semarang Abdul Aziz, General Manager Ismu Puruhito, dan Pemimpin Redaksi Arif Riyanto saat berkunjung ke kantor redaksi kemarin. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)
PERKENALKAN: Kepala Biro Humas Setda Jateng Sinoeng NR bersama Direktur Radar Semarang Abdul Aziz, General Manager Ismu Puruhito, dan Pemimpin Redaksi Arif Riyanto saat berkunjung ke kantor redaksi kemarin. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)
PERKENALKAN: Kepala Biro Humas Setda Jateng Sinoeng NR bersama Direktur Radar Semarang Abdul Aziz, General Manager Ismu Puruhito, dan Pemimpin Redaksi Arif Riyanto saat berkunjung ke kantor redaksi kemarin. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)

SEMARANG – Guna menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan rakyatnya, dibutuhkan ”jembatan” yang mampu menghubungkan keduanya. Di antara dua pihak tersebut, juga ada peran media massa sebagai penyampai informasi.

”Kami menyadari media adalah DPRD ”bayangan” di mana mereka menjadi representasi masyarakat. Oleh sebab itu, kami ingin menjadi jembatannya,” ungkap Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Sinoeng NR saat berkunjung ke kantor redaksi Radar Semarang di Jalan Veteran 55, Selasa (3/2). Ia ditemui langsung Direktur Radar Semarang Abdul Aziz, General Manager Ismu Puruhito, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Redaktur Ricky Fitriyanto, dan wartawan Ahmad Faishol.

Sinoeng mengungkapkan, selain bertugas dalam pewartaan, media juga merupakan agen pencerdasan kehidupan berbangsa. Oleh sebab itu, ia berjanji akan berusaha untuk selalu memberikan penjelasan atas segala yang terjadi sekaligus memberikan klarifikasi. ”Sebagai corong pemerintah, humas dianggap paling tahu apa pun yang terjadi,” imbuhnya.

Sebagai Kepala Biro Humas yang baru, Sinoeng berjanji akan menjadi media darling bagi rekan-rekan jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Media darling yang dimaksud bukan berarti selalu dekat dengan wartawan. Akan tetapi selalu memberikan informasi yang dibutuhkan agar mereka tidak kehilangan momentum. ”Itulah kenapa saya ingin menjadikan humas pemprov itu gaul dalam arti menjadi sahabat bagi awak media,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)