Kerangka Manusia di Bukit Menoreh

250

MUNGKID—Kerangka manusia ditemukan di Tebing Trajumas, Bukit Menoreh, Senin (2/2) pukul 10.00. Namun, evakuasi baru selesai pada Selasa (3/2) kemarin, akibat jauhnya lokasi penemuan.
Hasil identifikasi, kerangka manusia tersebut merupakan jasad Ginem, 52, warga Dusun Sirebut, Desa Benowo, Kecamatan Bener, Purworejo. Korban diketahui menghilang sejak tiga bulan lalu.
Kerangka jasad Ginem ditemukan oleh warga Dusun Kalipucung, Desa Kalirejo, Salaman, Kabupaten Magelang.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebut, lokasi penemuan kerangka jasad perempuan tua tersebut cukup jauh. Hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki selama satu setengah jam dari Kalipucung, Kalirejo, Salaman. Akibat sulitnya medan, proses evakuasi baru dilakukan pada Selasa pagi (3/2). Selanjutnya, kerangka mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Salaman.
Kapolsek Salaman AKP Supriyono mewakili Kapolres Kabupaten Magelang AKBP Rifki menyampaikan, hilangnya Ginem pernah dilaporkan ke Polsek Bener, Purworejo, pada 20 Oktober 2014 oleh Kades Benowo, Aris Wantoro.
Kades Aris melaporkan bahwa warganya yang bernama Ginem, telah pergi dari rumahnya di Dusun Sirebut, RT 3, RW 1, Desa Benowo, Bener, pada 19 Oktober. Sejak itu, warga mencari Ginem, tapi tak berhasil ditemukan.
Korban semasa hidupnya bertani dan mencari rumput untuk pakan ternak kambing. Diperkirakan, korban tewas karena terpeleset ke jurang, saat mencari rumput di Bukit Trajumas. “Perginya tanpa pamitan, karena sudah terbiasa bertani dan mencari rumput.”
Saat ditemukan, kerangka tubuh Ginem sudah tidak utuh. Hanya ditemukan selembar kain jarik dan kaos hijau kekuningan yang terakhir dipakai oleh korban. (jpnn/isk)