Revitalisasi Stasiun Poncol, KA Ekonomi Pindah ke Tawang

297
NYAMANKAN PENUMPANG: Tahun ini dua stasiun kereta api di Kota Semarang yakni Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang akan direvitalisasi. Sejumlah kebijakan dilakukan PT KAI Dapo IV Semarang terkait rencana ini. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
NYAMANKAN PENUMPANG: Tahun ini dua stasiun kereta api di Kota Semarang yakni Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang akan direvitalisasi. Sejumlah kebijakan dilakukan PT KAI Dapo IV Semarang terkait rencana ini. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
NYAMANKAN PENUMPANG: Tahun ini dua stasiun kereta api di Kota Semarang yakni Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang akan direvitalisasi. Sejumlah kebijakan dilakukan PT KAI Dapo IV Semarang terkait rencana ini. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEKAYU – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang memindahkan area bongkar muat barang ekspedisi dari Stasiun Poncol ke Stasiun Tawang. Begitu juga dengan penumpang kereta api ekonomi, untuk sementara akan naik dan turun di Stasiun Tawang. Pemindahan tersebut adalah bagian dari revitalisasi Stasiun Poncol Semarang dan Stasiun Tawang pada tahun 2015 ini.

Menurut dia, revitaliasi akan dimulai di Stasiun Poncol. Revitalisasi sengaja dilakukan dengan maksud bisa mengakomodir lonjakan penumpang kereta api kelas ekonomi yang terjadi setiap tahunnya. “Setiap hari ada minimal 5 ribu orang yang naik dari stasiun Poncol. Pemindahan ini dilakukan untuk memaksimalkan Stasiun Poncol agar penumpang kereta api ekonomi semakin nyaman, pemindahan dilakukan mulai bulan ini, ” kata Vice Presiden Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto.

Manager Humas Daop IV Suprapto menjelaskan, untuk revitalisasi, bangunan bekas gudang dan kantor ekpeditur yang ada di Stasiun Poncol akan dibangun sarana dan prasanarana lahan parkir serta fasilitas pendukung lainnya. “Kita ingin meningkatkan kenyamanan bagi penggunaan kereta api kelas ekonomi, jadi kita lakukan perluasan lahan,” tambahnya.

Sementara untuk revitalisasi Stasiun Tawang sendiri, lanjut dia, rencananya akan membangun gudang dan kantor ekpeditur dengan luas area 3.000 m2 yang ada di bagian timur stasiun. “Pembangunan ini dilakukan untuk menunjang bongkar muat barang. Pada bulan ini untuk kereta api ekonomi seperti KA Kertajaya (Surabaya Pasar Turi – Jakarta), KA Brantas (Kediri – Jakarta), KA Matarmaja (Malang – Jakarta) dan KA Ons/Parcel (Surabaya Pasar Turi – Jakarta) akan berhenti di Stasiun Tawang,” paparnya. (den/smu)