Diletakkan dalam Kardus, Dibungkus Seragam Pramuka

191
SEHAT: Bayi perempuan yang ditemukan warga dibuang di ladang cabai. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
SEHAT: Bayi perempuan yang ditemukan warga dibuang di ladang cabai. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
SEHAT: Bayi perempuan yang ditemukan warga dibuang di ladang cabai. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)

Sesosok bayi perempuan ditemukan di ladang cabai Dusun Bansari Desa Bansari Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung, Senin (2/2) pagi. Bayi tersebut oleh dibuang ibu kandungnya.

Yanto Naruf, 65, pemilik ladang menemukan bayi tersebut pada pukul enam pagi. Bayi tersebut dalam keadaan terbungkus kardus dan dibalut baju pramuka, juga tali pusat yang belum diputus.

“Saya lagi jalan di tegalan. Lalu tiba-tiba melihat sebuah kardus. Begitu saya buka ternyata adalah bayi,” kata Naruh.

Naruf lantas melaporkan penemuan bayi tersebut kepada perangkat desa hingga diputuskan untuk membawa bayi tersebut ke puskesmas. Sekitar pukul 08.00, Naruh beserta perangkat desa membawa bayi tersebut ke Puskesmas Bulu. Bayi dengan berat badan 2.9 kg, panjang 50 cm, lingkar kepala 34 cm dan lingkar dada 34 cm itu kemudian mendapat perawatan medis dan dipotong tali pusatnya.

Siti Rochmi, Kepala Puskesmas Bulu mengatakan secara keseluruhan bayi dalam keadaan sehat. “Bayinya lucu dan sehat. Tadi begitu kesini kami potong pusatnya dan kami mandikan. Sekarang sudah dihangatkan,” ungkap Siti.

Menurutnya, bayi diduga dilahirkan pukul 04.00 atau dua jam sebelum ditemukan. Pihak Kepolisian Sektor Bulu lantas melakukan tindakan dengan menerjunkan personel untuk menyelidiki kasus itu.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, petugas kepolisian menemukan pembuang bayi. Yaitu Sumiyati, 37, yang tak lain ibu kandung bayi tersebut. Sumiyati adalah seorang janda warga Dusun Dari, Desa Bansari, Bulu.

“Kami dari pihak polsek sudah melaporkan penemuan bayi ini kepada Polres Temanggung. Langkah selanjutnya yaitu kami akan melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan keluarga untuk menindaklanjuti kasus ini,” jelas Kapolsek Bulu AKP Untung Djoko. (mg3/ton)