MESIN GOL: PSIS akhirnya telah mencapai kesepakatan dengan Noor Hadi (no. 10) eks striker Persijap dan Barito Putera, rencananya penandatanganan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kehadiran Noor Hadi diharapkan mampu mempertajam lini depan, di mana dalam dua kali ujicoba lini ini mandul. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
MESIN GOL: PSIS akhirnya telah mencapai kesepakatan dengan Noor Hadi (no. 10) eks striker Persijap dan Barito Putera, rencananya penandatanganan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kehadiran Noor Hadi diharapkan mampu mempertajam lini depan, di mana dalam dua kali ujicoba lini ini mandul. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
MESIN GOL: PSIS akhirnya telah mencapai kesepakatan dengan Noor Hadi (no. 10) eks striker Persijap dan Barito Putera, rencananya penandatanganan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kehadiran Noor Hadi diharapkan mampu mempertajam lini depan, di mana dalam dua kali ujicoba lini ini mandul. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ujicoba memang tidak menggambarkan kekuatan sebenarnya sebuah tim. Namun dua hasil buruk dalam dua kali ujicoba PSIS, cukup membuat manajemen PSIS murka. Apalagi dau lawan ujicoba PSIS tersebut notabene berlevel lebih rendah yakni PPLP Jateng dan klub lokal SSS. Melawan PPLP, PSIS dipermalukan 1-2, sementara SSS menahan imbang PSIS.

CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) AS Sukawijaya PSIS berjanji akan melakukan pembenahan besar menyusul hasil buruk di dua laga ujicoba dalam masa persiapan tim sebelum melangkah di kompetisi Divisi Utama musim 2015 ini. Diakui, hasil tersebut tentunya membuat semua pihak ketar-ketir mengingat musim ini, PSIS kembali menargetkan untuk bisa lolos ke Indonesia Super League (ISL).

“Terus terang saya banyak mendapat kritik dan masukan atas dua uji coba itu. Apa yang masih kurang tidak boleh dibiarkan begitu saja, harus segera dibenahi. Kami akan panggil manajemen dan tim pelatih untuk pemaparan sejauh mana kesiapan tim,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Sementara, kabar terbaru siang kemarin manajemen tim PSIS Semarang akhirnya telah mencapai kesepakatan dengan eks striker Persijap dan Barito Putera yaitu Noor Hadi. Manajer tim PSIS, Adi Saputro mengatakan, rencananya penandatanganan kontrak striker berusia 30 tahun itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Dengan kualitas serta jam terbang yang dimilikin, Noor Hadi diharapkan dapat mempertajam lini depan PSIS yang saat ini baru dihuni Hari Nur Yulianto. Dari dua uji coba kemarin PSIS baru bisa mencetak dua gol. “Sudah adanya kesepakan dengan Noor Hadi berarti saat ini perburuan pemain kami fokuskan di stoper. Dalam waktu dekat ini sebelum laga ujicoba lawan Persija (7/2) sudah ada pemain belakang yang merapat,” tandas Adi.

Di posisi stoper, PSIS baru memiliki Fauzan Fajri, Safrudin Tahar dan Anhar Latif. Tahar tidak selalu ditempatkan sebagai stoper, dia juga bisa bermain di posisi bek kanan. Sementara Anhar Latif, masih butuh jam terbang sebelum tampil di Divisi Utama. (bas/smu)