Agustina Wilujeng. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)
Agustina Wilujeng. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)
Agustina Wilujeng. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)

SEMARANG – Sebanyak 11 kepala daerah di Jateng telah mengikuti tes tertulis dan psikotes calon ketua DPC PDIP Jateng yang digelar Kantor DPP PDIP di Panti Marhaenis. Mereka tidak menjalani tes secara bersamaan, namun berlainan berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan.

”Jadwal tes mereka tidak bareng. Ada yang ikut hari Minggu (25/1), Rabu (28/1), Kamis (29/1), Jumat (30/1) dan Sabtu (31/1) lalu. Tergantung jadwal daerahnya masing-masing,” kata Sekretaris DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng.

Menurut anggota DPR RI ini, ke-11 kepala daerah itu tidak semua menjabat sebagai bupati atau wali kota, namun ada juga yang berposisi sebagai wakil. Ke-11 kepala daerah itu adalah Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang), Widya Kandi Susanti (Bupati Kendal), Munjirin (Bupati Semarang), Mustofa (Bupati Kudus), Seno Samudra (Bupati Boyolali), Wardoyo Wijaya (Bupati Sukoharjo), Sunarna (Bupati Klaten), Bambang Karno (Bupati Temanggung), Tasdi (Bupati Purbalingga), Junaedi (Bupati Pemalang) dan Budi Setiawan (Wakil Bupati Banyumas). ”Ada beberapa kepala daerah lain yang namanya masuk daftar tetap tidak datang ikut tes, seperti Wali Kota Solo. Dia izin ada ada kunjungan Presiden Jokowi ke Solo kemarin,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk mengisi posisi 35 Ketua DPC se-Jateng, jumlah balon yang terdaftar dan diundang sebanyak 745 orang. Namun demikian, yang datang memenuhi undangan untuk ikut tes tersebut hanya 357 orang. Alasan masing-masing orang juga berlainan. Misalnya ada yang memilih ikut tes calon ketua PAC, tidak berminat jadi ketua DPC tetapi dicalonkan teman-temannya. Selain itu juga ada yang namanya dobel meski semula diyakini orangnya berbeda, dan ada juga yang terdapat namanya namun tidak ditemukan orangnya hingga pelaksanaan tes.

”Kami tidak tahu, apakah mereka-mereka yang tidak datang langsung hilang peluangnya untuk menjadi ketua DPC atau tidak. Untuk yang ini adalah wewenang DPP. Kami, DPD Jateng hanya memfasilitasi pelaksanaan tes saja,” katanya.

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bona Ventura Sulistiana menambahkan, pihaknya hanya menjalankan tugas membantu pelaksanaan tes calon Ketua DPC. Karena untuk tes calon ketua DPC yang membuat tim yang dibentuk DPP. Termasuk soal-soal tes yang diberikan, yang menyusun juga dari tim DPP. DPD Jateng hanya membantu pelaksanaan agar bisa berjalan lancar.

”Setelah ini, semuanya diserahkan ke DPP. DPP nanti yang memproses selanjutnya. Termasuk menentukan nama-nama yang akan ditetapkan sebagai calon untuk masing-masing DPC,” katanya. (ric/ce1)