Perbaikan Tunggu Hasil Kajian

182
PENGEBORAN: Pekerja sedang melakukan pengeboran untuk memasang alat pendeteksi di jalan inspeksi Mberok-Johar. (FOTO : ADITYA/RADAR SEMARANG)
PENGEBORAN: Pekerja sedang melakukan pengeboran untuk memasang alat pendeteksi di jalan inspeksi Mberok-Johar. (FOTO : ADITYA/RADAR SEMARANG)
PENGEBORAN: Pekerja sedang melakukan pengeboran untuk memasang alat pendeteksi di jalan inspeksi Mberok-Johar. (FOTO : ADITYA/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Rencana perbaikan jalan inspeksi Berok-Johar yang mengalami ambles dan ambrol pada beberapa waktu lalu, masih menunggu hasil kajian unsur tanah yang dilakukan satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Jawa Tengah.

”Dari satker PPLP Jateng masih melakukan pengkajian dan penelitian unsur tanah. Dengan cara memasang alat pendeteksi untuk mengetahui kondisi tanah di jalan itu,” ungkap Kabid Tata Air PSDA ESDM, Kumbino kepada Radar Semarang, Kamis, (29/1) kemarin.
Tindakan tersebut dilakukan setelah sejumlah pihak menggelar rapat dengan melibatkan Satker PLP Jateng, Dinas Pasar Kota Semarang, DKP, PDAM, Telkom, Camat Semarang Tengah serta Lurah Kauman. Mengingat di kawasan tersebut terdapat sejumlah pedagang, kabel telkom dan pipa air.
”Setelah ada hasil dari tim pengkaji, nantinya jalan itu akan dipasang tiang pancang supaya tidak ambles lagi. Jadi kami koordinasi kembali. Sebab, dikhawatrikan pengerjaan akan mengganggu sejumlah fasilitas dan sarpras yang ada di sana,” terangnya.

Terpisah, Kepala Satker PPLP Jateng Suharsono Adi Broto mengakui telah menemui Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk segera melakukan perbaikan jalan yang ambles. Menurutnya, perbaikan itu sudah menjadi tanggung jawabnya untuk segera dibenahi. ”Yang jelas, kami akan segera membenahi jalan itu. Kami masih menghitung teknis perbaikan yang dibutuhkan untuk mengatasi jalan yang ambles. Kalau dari laporan, penyebab amblesnya jalan inspeksi diduga karena tidak adanya drainase pembuangan air ke Kali Semarang, lapisan tanah lunak dan tanah jenuh,” terangnya.

Ditambahkan, perbaikan jalan inspeksi jalan Berok-Johar nantinya akan dilakukan dengan metode corrugated concrete sheet pile (CCSP) atau tiang pancang beton sebagai penguat, pengurukan tanah. Selanjutnya diselesaikan dengan pavingisasi. ”Memang kami pilih paving blok agar air hujan bisa meresap. Kami sambung dengan paving hanya jalan yang ambles sepanjang 200 meter,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)