TEMPAT BARU : Bupati Dachirin Said didampingi Camat Dempet Anang Badrul Kamal, Kepala Bapermas KB Lestari Handayani, Kasi Permas dan PJOK Sururi, Ketua BKAD Andika Wisnu Murti, dan Ketua UPK PNPM Mustawa menggunting pita menandai peresmian gedung baru UPK PNPM Kecamatan Dempet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
TEMPAT BARU : Bupati Dachirin Said didampingi Camat Dempet Anang Badrul Kamal, Kepala Bapermas KB Lestari Handayani, Kasi Permas dan PJOK Sururi, Ketua BKAD Andika Wisnu Murti, dan Ketua UPK PNPM Mustawa menggunting pita menandai peresmian gedung baru UPK PNPM Kecamatan Dempet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
TEMPAT BARU : Bupati Dachirin Said didampingi Camat Dempet Anang Badrul Kamal, Kepala Bapermas KB Lestari Handayani, Kasi Permas dan PJOK Sururi, Ketua BKAD Andika Wisnu Murti, dan Ketua UPK PNPM Mustawa menggunting pita menandai peresmian gedung baru UPK PNPM Kecamatan Dempet. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Impian bagi UPK PNPM Kecamatan Dempet untuk memiliki gedung sendiri akhirnya terwujud. UPK PNPM Dempet berhasil membangun gedung baru secara mandiri senilai Rp 496 juta. Uang hasil surplus PNPM itu diantaranya bisa digunakan untuk membangun kantor berlantai dua tersebut. Kini semua kegiatan UPK bisa menggunakan gedung sendiri, karena sebelumnya kegiatan masih numpang di gedung bekas kantor Darma Wanita dan koperasi yang ada disebelah kantor kecamatan.

Camat Dempet, Anang Badrul Kamal mengapresiasi UPK PNPM karena mampu mambangun gedung yang mirip kantor perbankan. “Ini prestasi luar biasa bagi PNPM Dempet,” katanya disela peresmian gedung baru tersebut. Dia berharap, kantor serupa bisa dibangun dicabang-cabang yang akan dikembangkan di kemudian hari. Dia tidak menampik jika perkembangan PNPM Dempet cukup pesat. Sebab, kini aset PNPM telah tembus Rp 9 miliar. Keberhasilan ini diperoleh setelah berjalan 14 tahun terakhir. “Pada awal berdiri tahun 2001 dulu, UPK ini hanya mengelola dana Rp 800 juta. Sekarang sudah berkembang pesat. Ini berkat keterlibatan semua pihak, termasuk UPK, BKAD, PJOK, tim verifikasi, maupun masyarakat Dempet,” imbuhnya.

Hadir dalam peresmian ini, Bupati Dachirin Said, Kasi Permas dan PJOK, H Sururi, Ketua UPK PNPM Mustawa, Ketua BKAD Andika Wisnu Murti, Badan Pengawas Eko Urip Widodo, Kepala Bapermas KB Lestari Handayani, muspika dan sejumlah kades. Camat Anang menambahkan, pengelolaan dana simpan pinjam perempuan (SPP) dan usaha ekonomu produktif (UEP) bisa dikembangkan dengan baik. Bahkan, jumlah kelompok peminjam di UPK sudah mencapai 2.400 orang. “Pembayaran pinjaman juga lancar,” tambahnya.

Ketua BKAD PNPM, Andika Wisnu Murtin mengatakan, kantor baru itu dibangun selama 4 bulan sejak Agustus 2014 lalu. “Dan, alhamdulillah, sekarang sudah bisa diresmikan,” katanya. Menurutnya, gedung dengan dua lantai ini dilengkapi ruang pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengurus UPK, ruang arsip, musala dan sebagainya. “Ruangannya sudah komplit. Sistem pelayanan juga memadai,”jelasnya. Dia menambahkan, desain gedung dibuat sendiri. Sedangkan, ketinggian gedung juga menyesuaikan sebagaimana hasil konsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Kasi Permas dan PJOK PNPM, Sururi mengatakan, gedung baru ini bisa menunjang kegiatan UPK PNPM Dempet menjadi lebih baik. “Apalagi, sekarang semua kegiatan ditangani PJOK PNPM. Ini setelah fasilitator PNPM tidak ada lagi. Karena itu, tersedianya perkantoran yang memadai ini sangat membantu kelancaran kegiatan UPK,”katanya. Bupati Dachirin Said juga mengapresiasi UPK PNPM Dempet. “Gedung baru bisa menjadi percontohan bagi PNPM yang lain. Tentunya, aspek akuntabilitas juga harus terpenuhi,”ujarnya. Sejauh ini, kata dia, semua PNPM di Demak bisa menjaga aspek akuntabilitas itu. Dengan demikian, dana yang bergulir dimasyarakat bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.(hib/fth/sct)