SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia terus membenahi Stasiun Ambarawa. Langkah tersebut sekaligus sebagai bagian dari program revitalisasi, dimana selain memperbaiki bangunan dan fasilitas fisik, juga dilakukan pengecetan dan perbaikan fisik dari 21 koleksi lokomotif uap.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan, pengerjaan pengecetean ini ditargetkan selesai pada akhir Maret 2015. Diharapkan, dengan program proyek ini, masyarakat nantinya akan menjadi lebih tertarik untuk berkunjung ke Museum Ambarawa. “Selain itu, masyarakat juga bisa lebih menikmati keindahan kondisi lokomotif uap yang telah menghiasi sejarah transportasi di Indonesia selama puluhan tahun lamanya, dalam kondisi seperti diawal-awal kejayaannya,” katanya, kemarin.

Menurut Suprapto, pihaknya mentargetkan program revitalisasi Stasiun Ambarawa ini bisa selesai seiring dengan beroperasinya program reaktifasi jalur Kedungjati – Tuntang pada Mei 2015 mendatang. “Adapun total secara keseluruhan, di Stasiun Ambarawa memiliki 21 koleksi lokomotif uap yang menjadi pajangan benda pamer, 3 lokomotif uap yang masih aktif (B 5112, B 2502 dan B 2503), serta 2 lokomotif jenis diesel yang aktif (D 30023 dan D 30124),” pungkasnya. (dna/smu)