SEMARANG – Penjualan smartphone tahun ini diprediksi akan tumbuh dua kali lipat dibanding tahun lalu. Selain teknologi yang terus berkembang, harga yang kian terjangkau juga menjadi daya tarik konsumen.

“Tahun ini masih akan terus tumbuh, bahkan bisa mencapai 100 persen. Karena merek semakin beragam, tipe makin canggih dan program-programnya juga semakin menarik,” ujar salah satu distributor smart phone Andre Hermawan, kemarin (28/1). Selain itu, ucapnya, dengan banyaknya merek yang beredar di pasaran, maka harga smartphone saat ini juga kian terjangkau oleh masyarakat.

Selain smartphone, penjualan tablet tahun ini juga diprediksi akan tumbuh hingga 100 persen. Menurutnya, berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh gadget jenis ini menyebabkan masyarakat mulai beralih dari PC ke tablet. “Tablet fungsinya tidak jauh beda dengan PC, tapi bisa untuk menelpon, bisa juga untuk memotret. Selain itu ukurannya juga lebih kecil, lebih ringkas. Sehingga masyarakat banyak yang beralih ke tablet,” tandasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk kota Semarang sendiri terdiri dari 2,6 juta jiwa, dengan jumlah pemakai smartphone dan tablet hampir 15juta. “Tapi seperti kita ketahui, sekarang satu orang biasanya memakai ponsel lebih dari satu. Jadi pertumbuhan antara 2,5 juta – 3 juta unit per tahun,” paparnya.

Pemilik Sinar Mas Selluler ini juga optimistis target penjualan di tahun ini akan terpenuhi, karena berkaca dari pertumbuhan tahun lalu yang melebihi 100 persen. Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan smartphone masih akan terus berkembang dan semakin canggih, sehingga penjualan juga pasti akan terus tumbuh. (dna/smu)