Gunung Merbabu Darurat Sampah Plastik

150

GETASAN—Kondisi Gunung Merbabu mulai mengkhawatirkan dan dikeluhkan oleh Tim Search and Rescue (SAR) Komunitas Peduli Puncak Sarif (Kompas). Pasalnya banyak pendaki yang membuang sampah plastik di sembarang tempat dan berceceran di area pendakian. Sehingga perlu pembersihan.

Mandar, anggota tim SAR Merbabu meminta pemerintah agar mengeluarkan imbauan agar membawa sampahnya saat turun gunung, khususnya yang berbahan plastik. Termasuk bekas api unggun pendaki, harus dibersihkan karena merusak pemandangan alam dan terlihat kotor.

“Kami sudah berkali-kali memperingatkan, tapi kami tidak bisa mengawasi para pedaki gunung. Karena area Gunung Merbabu sangat besar. Meski sejak awal pendakian sudah kami pasang peringatan dan peraturan, tapi tetap saja banyak pendaki yang tidak mengindahkannya,” katanya Rabu (28/1) kemarin.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan Fajar Fitrio, anggota Generasi Sayang Alam (Gansa) Bawen. Bahkan, pihaknya bersama anggota Gansa sudah meninjau dan melakukan pembersihan, sekaligus melakukan penghijauan. Tapi dua minggu kemudian sudah dikotori lagi.

“Memang sulit mengontrol pendaki. Banyak pendaki hanya hura-hura dan berpesta di atas, tanpa mengindahkan kebersihan lingkungan. Harusnya pendaki punya rasa memiliki dan cinta lingkungan. Sehingga jika naik, bukan membuang sampah, tapi membersihkan,” pungkasnya.

Sementara itu, pada musim penghujan, pendaki Gunung Merbabu berkurang sampai 50 persen. Pasalnya kondisi gunung yang licin dan dingin membahayakan para pendaki. Meski begitu, setiap weekend masih banyak warga yang mendaki Gunung Merbabu. (mg21/ida)