Bus Hantam Truk, 1 Tewas, 2 Luka

248
RINGSEK : Bus Garuda nopol E 7980 KA jurusan Jakarta-Grobogan hancur setelah menebrak truk gandeng yang sedang parkir ditepi jalan raya Mranggen-Karangawen dinihari kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
RINGSEK : Bus Garuda nopol E 7980 KA jurusan Jakarta-Grobogan hancur setelah menebrak truk gandeng yang sedang parkir ditepi jalan raya Mranggen-Karangawen dinihari kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
RINGSEK : Bus Garuda nopol E 7980 KA jurusan Jakarta-Grobogan hancur setelah menebrak truk gandeng yang sedang parkir ditepi jalan raya Mranggen-Karangawen dinihari kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Kecelakaan lalulintas terjadi di jalan raya Mranggen-Karangawen, tepatnya di wilayah Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, sekitar pukul 02.00. Peristiwa nahas ini melibatkan bus PO Garuda nopol E 7980 KA jurusan Jakarta-Purwodadi dengan truk gandeng Yoyo nopol S 8250 US pemuat botol pestisida. Dalam insideni tu, sopir bus, Sulaeman, 55, warga Desa Putat Nganten, Kecamatan Karangrayung, Grobogan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, dua penumpang bus, kakak-adik Darno, 40, warga Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Grobogan dan Suparni, 36, Bantargebang, Bekasi, Jabar mengalami luka serius. Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pelita Anugerah, Mranggen. Kecelakaan ini menyebabkan bodi bus Garuda bagian depan hancur.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika bus malam itu melaju kencang dari arah Semarang menuju Grobogan. Sampai di lokasi, bus tiba-tiba banting stir kearah kanan jalan raya. Laju bus yang tak terkendali itu kemudian langsung menabrak truk gandeng bagian tengah yang sedang parkir ditepi jalan raya. Saat peristiwa terjadi truk tersebut memang berhenti dengan posisi kepala truk menghadap kearah timur (Grobogan).

Usai menyeruduk truk, bus kemudian menabrak pohon mahoni disebelah truk hingga tumbang. Tak hanya itu, truk yang ditabrak bus juga turut terdorong maju hingga merontokkan bangunan kayu didekatnya. Kernet bus Garuda, Danu, 35, mengatakan, bus menabrak truk karena bermaksud menghindari orang yang sedang melempar batu kearah bus. Karena dilempari batu, bus kehilangan kendali hingga menyasak truk parkir. “Bus kami dilempari batu,” kata warga RT 3 RW 2, Blok Pangpang, Desa Eretan Wetan, Indramayu, Jabar.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasatlantas AKP Andriyanto mengatakan, dugaan kuat kecelakaan akibat sopir bus mengantuk setelah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Purwodadi. “Masih dalam penyelidikan,”katanya.

Kanitlaka Satlantas, Ipda Adis Dani Garta menambahkan, posisi parkir truk yang ditabrak bus dinilai tidak benar. Sebab, kepala truk menghadap ke timur ditepi jalan sebelah kanan. Padahal, truk dari arah barat. Mestinya, truk tersebut parkir dipinggir jalan sebelah kiri. “Setelah kita periksa, truk tidak ada sopir maupun kernetnya. Tapi, dibagian sopir masih ada kunci terpasang atau nyantel digembok kemudi. Karena itu, kunci tersebut kita jadikan barang bukti (BB),” katanya. (hib/fth)