Pra PON Tambah Kekuatan

139
MESIN GOL: Maulana Siswanto, salah satu pemain yang didatangkan untuk bergabung dalam tim Pra PON Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
MESIN GOL: Maulana Siswanto, salah satu pemain yang didatangkan untuk bergabung dalam tim Pra PON Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
MESIN GOL: Maulana Siswanto, salah satu pemain yang didatangkan untuk bergabung dalam tim Pra PON Jateng. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tambal sulam pemain tim sepak bola Jateng yang dipersiapkan menghadapi babak kualifikasi PON XIX/2016 Jabar masih terus dilakukan. Dalam program pemusatan latihan kedua yang akan digelar di Stadion Wujil Ungaran, pelatih Firmandoyo berencanaakan mendatangkan empat pemain anyar.

Keempatnya merupakan punggawa dari Timnas PS Angkatan Darat (AD). Yakni Maulana Siswanto, Wahyu Tri Saputra, Indar Istiqnan dan Didik Wijayanche. “Surat panggilan keempatnya untuk bergabung sudah dikirim oleh Asprov PSSI Jateng. Meski di undangannya mereka langsung bergabung di pemusatan latihan, namun nantinya promosi degradasi tetap akan diberlakukan oleh tim pelatih jadi tidak ada zona aman,” kata asisten manajer tim Jateng, Eko Wahyudi kemarin.

Dua nama pertama yaitu strikerr Maulana Siswanto dan Wahyu Tri Saputra sebenarnya sudah tidak asing bagi publik sepak bola Semarang. Keduanya juga sempat bergabung bersama tim Kta Semarang di ajang Porprov Jateng 2013 lalu.

Bahkan, Wahyu Tri Saputra, di musim 2014 kemarin juga sempat mencatatkan namanya sebagai pemain magang di tim PSIS Semarang. Sedangkan Indar Istiqnan terakhir juga tercatat sebagai punggawa Persijap U-21 kemudian Didik Wijayanche adalah punggawa PSIR Rembang.

Terpisah, juru ramu tim PraPON Jateng, Firmandoyo juga berharap, keempat pemain Timnas PS AD tersebut bisa segera bergabung bersama 16 pemain lainnya yang sebelumnya juga telah bergabung di pemusatan latihan pertama di Magelang lalu. “Prinsipnya tambal sulam pemain masih akan terus kami lakukan, karena di PraPON maupun PON besok persaingan akan semakin berat jadi kami ingin mereka yang berada di tim adalah benar-benar pemain terbaik yang ada di Jateng,” tegas mantan arsitek PSIS Semarang itu.

Lebih lanjut pelatih yang juga menjadi juru ramu Jateng di ajnag PON Riau 2012 lalu itu menambahkan, selama menjalani pemusatan latihan kedua di Stadion Wujil mendatang, anak-anak Jateng akan dijejali dengan beberapa kali menu uji coba,”Rencananya aka nada dua hingga tiga kali uji coba,” sambungnya.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng, Johar Lin Eng mengatakan, setelah menjalani dua kali pemusatan latihan mendatang, program tersebut akan terus berlanjut hingga beberapa bulan menjelang pelaksanaan babak kualifikasi. “Estimasinya kualifikasi PON akan digelar Agustus 2015, jadi sekitar bulan April atau Mei mendatang kami sudah masuk ke persiapan khusus dengan komposisi pemain yang memang sudah diproyeksikan turun di Pra PON,” pungkas Johar. (bas/smu)