Petani Mengeluh Pupuk Subdisi Langka

193

MUNGKID– Sejumlah petani di Kabupaten Magelang mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubdisi sejak akhir tahun lalu.
Mereka terpaksa utang untuk membeli pupuk nonsubsidi.

Seperti yang dialami petani di Desa Sucen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. “Sejak tahun lalu susah kami mencari pupuk subsidi. Sampai sekarang tidak ada penjelasan dari dinas terkait,” kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Succes Abadi“ Desa Sucen, Fatkhul Mujib, kemarin.

Padahal, dia sudah mengajukan rencana definitif kebutuhan pupuk bersubsidi. Namun pada kenyataannya petani tetap kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Sehingga untuk mendapatkan pupuk, petani harus membayar harga nonsubsidi,” katanya.
Mujib menjelaskan, biasanya gapoktan diberitahu oleh penyalur kapan pupuk turun dan kemudian gapoktan menginformasikan kepada kelompok tani untuk menebus sesuai jatah yang disepakati bersama. Hanya saja, akhir-akhir ini petani tidak diberitahu lagi oleh penyalur, padahal pupuk tersebut telah didistribusi oleh distributor selama dua kali. “Ini ada yang janggal,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, pengecer telah membuat rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) fiktif untuk mengakses pupuk bersubsidi. Padahal, kondisi langkanya pupuk bersubsidi ini sudah menjadi masalah tahunan.
Suwito, salah seorang petani di Desa Sucen mengaku merugi jika tidak menggunakan pupuk bersubsidi. Dia juga mempertanyakan manfaat adanya kelompok tani.

“Sebenarnya bukan kali ini saja kami kesulitan mendapatkan jatah pupuk bersubsidi. Tapi sudah sering mengalami hal semacam ini. Kami justru mempertanyakan sistem pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian kok bisa seperti ini,” keluhnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Wijayanti menjelaskan, distribusi pupuk bersubsidi saat ini sedang diproses. Hal itu lantaran RDKK belum jadi.

Sementara, pihak distributor dan pengecer juga belum memegang RDKK. “Kami sudah buatkan surat terkait hal ini. Pengawasan juga terus kami lakukan. Mungkin besok (hari ini) akan kami konfirmasi distributornya,” paparnya. (vie/lis)