RINGSEK : Truk mengalami rusak dalam kecelakaan yang terjadi di Desa Dalangan jalan raya Bulu-Parakan Kamis dini hari kemarin. (Issatul Haniah/radar kedu)
RINGSEK : Truk mengalami rusak dalam kecelakaan yang terjadi di Desa Dalangan jalan raya Bulu-Parakan Kamis dini hari kemarin. (Issatul Haniah/radar kedu)
RINGSEK : Truk mengalami rusak dalam kecelakaan yang terjadi di Desa Dalangan jalan raya Bulu-Parakan Kamis dini hari kemarin. (Issatul Haniah/radar kedu)

TEMANGGUNG- Kecelakaan lalu lintas di jalan raya Bulu-Parakan terjadi Kamis (22/1) dini hari tepatnya pukul 00.30 tepatnya di Desa Dalangan. Kejadian ini melibatkan dua truk bernopol R 1783 EM asal Banjarnegara dan truk satu lainnya bernopol AA 1902 CA asal Muntilan, Magelang.

Dua truk tanpa muatan tersebut saling bertabrakan dari arah berlawanan. Menurut pengemudi truk asal Dusun Rakitan, Desa Salam, Kecamatan Muntilan, Muhajir, 45, kecelakaan terjadi secara cepat saat kondisi jalan tak begitu ramai kendaraan.

Awalnya, ia yang melaju dari arah Parakan mengaku mengemudi dengan kecepatan sedang. Namun, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk dengan kecepatan cukup tinggi.

Posisi truk tersebut, menurutnya melebihi marka jalan dan terlihat lepas kendali. Akhirnya tabrakan keras pun tak dapat dihindari lagi. Suara benturan keras tersebut mampu memecah keheningan malam di jalan yang minim penerangan ini.

“Truk saya berjalan di jalur yang benar, dari arah Parakan karena baru saja mengantar pasir di Kabupaten Kendal. Tiba-tiba dari arah depan ada truk lain yang melaju kencang dan memakan bahu jalan melebihi garis marka. Kayaknya sopir truk itu mengantuk,” urainya.

Akibat kecelakaan ini, adik Muhajir, Eko, yang tak lain adalah kernet truk menderita luka patah tulang kaki dan pelipis kanan yang terus mengucurkan darah karena terbentur kaca depan truk.

Sedangkan, sopir asal Banjarnegara yang identitasnya belum diketahui ini sempat terjepit badan truk yang ringsek. Sehingga proses evakuasinya memakan waktu yang cukup lama, sekitar 30 menit atas bantuan warga sekitar yang berhamburan keluar rumah.

Sopir naas tersebut kini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo Parakan lantaran menurut informasi, menderita luka yang lumayan parah.

Akibat tabrakan tersebut, bak truk yang dikemudikan Muhajir ringsek. Sedangkan truk lainnya rusak di bagian kepala yang juga ringsek akibat benturan yang keras.

Tak ayal, pecahan kaca dan kayu-kayu bak truk yang berserakan menjadi tontonan puluhan warga. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Temanggung yang datang tak lama setelah kecelakaan terjadi, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus menyelidiki penyebab utama kecelakaan. Selain itu mengumpulkan informasi dari para saksi yang sempat melihat peristiwa ini.

“Kami masih terus dalami penyebab kecelakaan ini. Kedua bangkai truk akan ditarik dengan mobil derek untuk diamankan,” jelas salah satu petugas Satlantas. (mg3/lis)