46 Awak Angkutan Dicek Kesehatannya

134
PERIKSA KESEHATAN : Tim gabungan saat memeriksa tensi darah sejumlah awak angkutan umum di Terminal Pekalongan, Kamis (22/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
PERIKSA KESEHATAN : Tim gabungan saat memeriksa tensi darah sejumlah awak angkutan umum di Terminal Pekalongan, Kamis (22/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
PERIKSA KESEHATAN : Tim gabungan saat memeriksa tensi darah sejumlah awak angkutan umum di Terminal Pekalongan, Kamis (22/1) kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Hampir semua awak angkutan yang diperiksa tim gabungan mengalami kecapekan dan mengantuk. Kondisi itu sangat berbahaya karena mereka membawa banyak penumpang di dalam angkutannya.

Tim gabungan tersebut terdiri atas Polres Pekalongan Kota bekerjasama dengan Dishub Kota Pekalongan dan Dinas Kesehatan pengecekan‎ terhadap sejumlah awak angkutan umum di Terminal Pekalongan, Kamis (22/1) kemarin. Pengecekan yang digelar sejak pukul 07.00-09.00 itu, 46 awak angkutan diperiksa urine, darah serta tekanan darahnya. “Mereka ini membawa banyak nyawa di dalam angkutannya. Sangat berbahaya kalau supir angkutan ini mengantuk,” kata ujar dia.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PO (Perusahaan Otobus) untuk mengatur jadwal awak bus agar lebih baik lagi. Sehingga bisa membawa penumpang dengan baik dan selamat. “Karena kesehatan kurang fit, risiko kecelakaan semakin tinggi. Harus diatur shiftnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Junaidi, menerangkan bahwa semua awak yang diperiksa negatif tidak menggunakan alkohol ataupun narkoba. “Kebanyakan yang kami temukan dari tes, kurang tidur dan memiliki tensi tinggi di atas rata-rata,” ujar dia. (han/ida)