Sidak, Gubernur Ganjar Meradang Ingin Lihat Musrenbang, Ternyata Tak Digelar

183
KECEWA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat penjelasan dari Kepala Bappeda Wonosobo Amin Suradi dan Camat Watumalang terkait tidak adanya musrenbang di Desa Limbangan seperti yang sudah dijadwalkan. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
KECEWA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat penjelasan dari Kepala Bappeda Wonosobo Amin Suradi dan Camat Watumalang terkait tidak adanya musrenbang di Desa Limbangan seperti yang sudah dijadwalkan. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
KECEWA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat penjelasan dari Kepala Bappeda Wonosobo Amin Suradi dan Camat Watumalang terkait tidak adanya musrenbang di Desa Limbangan seperti yang sudah dijadwalkan. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO— Gubernur Ganjar Pranowo kemarin tampak kecewa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kepala Desa Limbangan, Kecamatan Watumalang, Wonosobo.

Ganjar kecewa karena musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) yang sudah dijadwalkan, ternyata tidak digelar.

Yang menarik, sang Kades Limbangan Tarmin, dan Kepala Dusun Limbangan, Panggung, Suparmi, justru tidak tahu kalau hari itu ada Musrenbangdes. “Kami tidak tahu, karena belum ada jadwal dari kecamatan. Justru kami menunggu jadwalnya,” kata Tarmin.

Ganjar semakin meradang, ketika kepala desa tidak bisa menunjukkan daftar usulan program pembangunan. Alasannya, dokumen berada di lemari kabinet Sekretaris Desa, Cahyawati. “Ibu Carik (Sekretaris Desa, Red) tidak berada di tempat dan lemari dikunci,” tutur Tarmin.

Ganjar mengatakan, ia datang ke Limbangan karena Pemkab Wonosobo telah mengirimkan jadwal Musrenbangdes ke provinsi. “Tapi ternyata tidak ada, fiktif dong Musrenbangnya,” katanya. Ganjar datang ke Limbangan, karena akan berkunjung ke Banjarnegara. Ia pun sidak karena melintasi Wonosobo.

“Bayangan saya, saat tiba di sini, warga sedang panas karena adu argumen soal rencana pembangunan. Duite entek, dan saya ketiban dimintai bantuan. Tak bantu. Kekurangannya apa, bisa dicukupi. Lha kok malah ndak ada kegiatan apapun,” kata Ganjar kecewa.

Gubernur lantas mengeluarkan buku dan menunjukkan Musrenbang Desa Limbangan pada keduanya tentang jadwal. “Ini lho jadwalnya. Jangan-jangan Musrenbangnya abal-abal?” sentil politisi PDIP itu.

Kedua perangkat itu hanya terdiam melihat aksi Gubernur Ganjar. Tarmin pun tampak sibuk. Dia beberapa kali mengangkat ponselnya. Ia menghubungi Camat Watumalang, Bambang Sutarno.

Tak lama berselang, Kepala Bappeda Amin Suradi dan Camat Watumalang Bambang datang. Kedatangan keduanya berbarengan dengan Gubernur Ganjar yang akan melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara.

Keduanya pun tidak tahu jadwal Musrenbangdes dari mana. “Saya tidak tahu. Nanti akan saya cek dulu ke staf,” kata Amin.
Humas Pemkab Wonosobo Tri Antoro saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya Pemkab sudah menjadwalkan akan menggelar Musrenbang di Desa Limbangan, Kecamatan Watumalang pada hari itu. Jadwal sudah dikirim ke gubernur beberapa waktu lalu.
“Namun mengalami perubahan karena menunggu Perbup. Perubahan belum dikirim ke Guberur,” katanya. (ali/isk)