Perusak Dinding Kelenteng Divonis 3 Bulan

169

KALIBANTENG – Hengki Susanto, warga Kelurahan Babahan RT 02 RW 03 Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang harus menyesali perbuatannya karena merusak tempat ibadah Kelenteng See Hoo Kiong, di Jalan Sebandaran 1 Kota Semarang.

Akibat perbuatannya itu, Hengki dihukum penjara tiga bulan. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (21/1), Hengki berterus terang telah merusak tembok pembatas di sebelah sisi kelenteng yang berdekatan dengan rumahnya. Tembok pembatas yang sedang dibangun dirusak hingga berlubang dengan diameter 90 sentimeter dan tinggi 125 sentimeter.

Tindakan terdakwa merusak terjadi pada Selasa 3 Juli 2014 lalu. Perusakan dilakukan karena tembok yang dibangun dianggap mengganggu akses keluar masuk, meski dibangun di atas lahan milik kelenteng.

Majelis Hakim Sigit Hariyanto mengatakan tidak ada alasan yang membenarkan tindakan terdakwa. Berdasarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Semarang, tuduhan yang ditujukan pada terdakwa Hengki adalah pasal 406 ayat 1 KUHP. Jaksa Betania juga telah menuntut yang bersangkutan dengan pidana penjara selama tujuh bulan, namun hakim memutuskan penjara tiga bulan.

Meski dihukum, perbuatan terdakwa telah memenuhi semua unsur dalam dakwaan pasal 406 KUHP tersebut. Jaksa maupun terdakwa masih belum menentukan sikap. Mereka diberikan hak berpikir selama tujuh hari. Jika lebih, para pihak dianggap akan menerima vonis yang telah dijatuhkan. (mg21/zal/ce1)