Pasok 14 Ribu Blanko E KTP

139
Kepala Dispendukcapil Demak Afhan Noor menunjukkan sistem aplikasi tertib administrasi dan kependudukan (Atak) yang terus dikembangkan dikantornya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Kepala Dispendukcapil Demak Afhan Noor menunjukkan sistem aplikasi tertib administrasi dan kependudukan (Atak) yang terus dikembangkan dikantornya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
Kepala Dispendukcapil Demak Afhan Noor menunjukkan sistem aplikasi tertib administrasi dan kependudukan (Atak) yang terus dikembangkan dikantornya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Demak, mendapatkan pasokan 14 ribu lembar blanko dari pemerintah pusat untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E KTP). Blanko itu diprioritaskan untuk mengganti E KTP warga di beberapa desa yang sebelumnya salah tulis dan cetak nama dan alamat. Pengiriman blanko ini telah ditunggu selama setahun terakhir.

Kepala Dispendukcapil Afhan Noor mengatakan, akan melakukan verifikasi di desa mana saja yang E KTP warganya yang banyak salah cetak. Dengan demikian, dapat diketahui berapa blanko yang dialokasikan untuk perbaikan E KTP yang salah cetak tersebut. Sebab, yang salah cetak jumlahnya mencapai puluhan ribu. “Karena itu, saat pembuatan E KTP ulang, warga terkait wajib ikut perekaman data identitas diri lagi, seperti kelengkapan foto dan sidik jari,” katanya.

Seperti diketahui, pengadaan blanko tersebut adalah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sedangkan, penerbitan E KTP dilakukan pemerintah daerah. Dispendukcapil mendapatkan tambahan untuk 154 ribu wajib E KTP. Namun, tambahan itu belum jadi atau diselesaikan pembuatannya karena kekurangan blanko. “Jadi, ada yang salah cetak dan memang ada yang belum jadi,” imbuhnya.

Ia menambahkan, akhir 2014, pihaknya hanya memperoleh sebanyak 5 ribu lembar blanko E KTP. Karena itu, pembuatan E KTP tersebut akan diselesaikan secara bertahap sesuai pasokan blanko yang ada. Dari banyaknya permohonan pembuatan E KTP menujukkan jumlah penduduk terus meningkat. Jumlah penduduk diwilayah Demak rata-rata meningkat 20 ribu atau 2 persen pertahun. Pada 2012 misalnya, jumlah penduduk dilihat dari jenis kelamin mencapai 1.126.936. Kemudian, pada 2013, jumlah penduduk tercatat ada 1.142.996 dan pada 2014 jumlah penduduk Demak mencapai 1.161.251 orang. Dengan rincian, laki-laki 587.363 dan perempuan 573.888. Karena itu, untuk memudahkan pembuatan E KTP penduduk itu, kini telah dipermudah dengan sistem aplikasi tertib administrasi dan kependudukan (Atak). “Dengan sistem ini, kita dapat mengetahui perkembangan jumlah penduduk setiap detik, jam atau tiap hari,” tambahnya. (hib/fth)