Pembunuh Mahasiswi Undip Minta Keringanan

139

KALIBANTENG – Terdakwa Mustofa alias Gondrong, 32, pelaku pembunuhan mahasiswa Undip asal Sumedang, Ina Winarni, 21, di Perumahan Graha Estetika Blok G/ 26 Banyumanik, minta keringanan hukuman atas tuntutan jaksa selama 12 tahun. Dalam pembelaannya (pledoi) yang dibacakan kuasa hukumnya Krisna Tri Surya Hadiwijaya, terdakwa menyesal dan mengakui perbuatannya.

”Terdakwa ini belum pernah dihukum dan juga tulang punggung keluarga, karenanya kami mohon keringanan hukuman,” kata Krisna membacakan pembelaan Mustofa di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (20/1).

Warga Undaan, Kabupaten Kudus itu dinilainya hanya melakukan pencurian, tetapi tepergok korban sehingga gugup. Pada sidang dua pekan sebelumnya, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang Bethania menuntut terdakwa selama 12 tahun.

Jaksa menilai terdakwa melanggar Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal. Terkait tuntutan tersebut, yang menjadi pertimbangan memberatkan ialah perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan mengakibatkan korban meninggal. Adapun, hal meringankannya terdakwa berterus terang selama persidangan.

Sidang yang berlangsung sekitar 30 menit itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Boedi Soesanto. Sebagaimana dakwaan jaksa, pembunuhan terhadap korban yang merupakan mahasiswi jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Undip di Graha Estetika terjadi pada Selasa, 9 September 2014. Mustofa ini bekerja sebagai kuli bangunan di samping rumah korban. Terdakwa ini membawa kabur motor Honda Vario dan telepon seluler Samsung Galaxy Grand milik korban.

Saat ditemukan, posisi korban telentang di kolong tempat tidur bagian depan. Kondisi tangannya terikat tali, sedangkan wajah korban dibekap kain. Usai membunuh, terdakwa sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap aparat Polrestabes Semarang di rumahnya di Kudus. (mg21/zal/ce1)