BANYAK LUBANG: Kondisi Jalan Kauman Selatan Wonosobo timur yang sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. (Muhammad Amin/Radar Kedu)
BANYAK LUBANG: Kondisi Jalan Kauman Selatan Wonosobo timur yang sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. (Muhammad Amin/Radar Kedu)
BANYAK LUBANG: Kondisi Jalan Kauman Selatan Wonosobo timur yang sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. (Muhammad Amin/Radar Kedu)

WONOSOBO–Kerusakan di Jalan Kauman Selatan, Kelurahan Wonosobo Timur, makin parah saja. Jalan yang seharusnya diperbaiki dengan anggaran pada 2014 lalu, hingga kini belum tersentuh perbaikan. Akibatnya, kerusakan jalan semakin memprihatinkan.

Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, titik terparah tampak di perempatan arah Jalan Kauman Selatan yang berdampingan dengan Jalan Tirta Aji dan Jalan Pemuda. Tingginya curah hujan—ditambah kerap dilewati minibus dan truk—membuat jalan berlubang di sana-sini. Genangan air tampak pada musim hujan seperti saat ini. Kondisi yang demikian, membuat tidak nyaman pengguna jalan.

Salah satunya, Sulistyo 28, warga Kauman. Ia menuturkan, untuk melawati jalan tersebut, pengendara roda dua, harus melaju sangat pelan. Sebab koral dari kikisan jalan kerap membuat para pemotor terpeleset, jika tak berhati-hati.
”Saya harus bergantian dengan pengendara yang berpapasan untuk mendapatkan jalan yang sedikit lubangnya,” ucap Sulistyo.

Novi, 27, sopir angkutan yang sehari-hari melintas di Jalan Kauman Selatan mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku tak boleh lengah untuk memilih jalan. Sebab lubang jalan hampir merata. ”Kalau saya masuk lubang, penumpang saya yang kasihan. Sementara saya juga dikejar setoran,” keluhnya.

Untuk diketahui, jalan rusak di sekitar Kauman, terjadi hampir tiap tahun. Sebab, beban yang harus disangga jalan sangat berat. Slamet, 60, awak angkutan menuturkan, setiap kali diperbaiki, tak lama kemudian jalan kembali rusak.

“Apalagi pas musim hujan seperti ini, jalur kendaraan muatan banyak beban.”

Kepala Bidang Bina Marga, Esti Mulyanto mengakui, perbaikan jalan tidak akan berjalan mulus, jika truk bermuatan berat terus menerus melintasi jalan tersebut. Jalan tersebut, kata dia, mengandalkan bantuan dari pemerintah provinsi. Ia mengatakan, Jalan Kauman Selatan butuh penanganan khusus, karena kerap rusak.

Dikatakan, perbaikan jalan sudah masuk ke penganggaran tahun 2014. Rencananya, akan diperbaiki sepanjang 167 meter arah ke jalan kolam renang Mangli. Rencana pembangunan menggunakan betonisasi. Anggarannya, senilai 750 juta dari provinsi. “Rencana perbaikan jalan akan direalisasikan sekitar Mei-Juni mendatang.” (mg4/isk)