SEMARANG–Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun Ketenagakerjaan, turut memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya asuransi. Terutama lembaga asuransi swasta, seperti Asuransi Sequislife, yang turut diuntungkan.

“Kehadiran BPJS tidak mengambil pasar asuransi. Meski premi yang ditawarkan BPJS lebih murah, sebagian besar masyarakat tetap memilih asuransi swasta sebagai payung perlindungan,” kata Vice president Agency PT Asuransi Jiwa Sequislife Cabang Kartini Semarang, Paulus Djojo Soebroto.

Bahkan, katanya, beberapa asuransi jiwa mencatat selalu ada pertumbuhan yang signifikan, meski pemerintah mewajibkan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) mengikuti BPJS. “Masyarakat jadi mengerti apa itu asuransi dan seberapa penting fungsinya. Jadi saat bertemu klien, kami tak perlu panjang lebar memberikan prolog,” tegasnya.

Pihaknya mengaku, penetrasi bisnis dari berbagai varian asuransi jiwa dan kesehatan menjadi alasan mengapa masyarakat tidak hanya bergantung pada BPJS. Meski begitu, kata Paulus, pihaknya telah menurunkan premi asuransi kesehatan sekitar 10-15 persen. Selain mengikuti tarif yang dipatok BPJS, posisi keuangan Sequislife juga sudah sangat sehat atau tidak merugi.

Seperti diketahui, Asuransi Sequislife pada akhir 2014 lalu membukukan total aset yang meningkat hingga 13 persen atau sekitar Rp 10.007 triliun dari tahun sebelumnya. Sementara di semester satu telah membukukan pendapatan premi bruto sebasar Rp 1.233 triliun atau naik sebesar 16 persen dibanding tahun lalu atau Rp1.065 triliun.

Di periode yang sama, Sequislife telah membayarkan klaim senilai Rp 135,25 miliar kepada lebih dari 8.000 polis dan USD 404.000 untuk 17 polis. Pembayaran klaim tersebut meliputi klaim kematian, kesehatan, cacat, dan pengobatan.

“Di 2015 ini, kami meningkatkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 20 persen untuk asuransi dan investasi. Memang tinggi, karena kondisi politik dan ekonomi sudah relatif stabil sehingga masyarakat sudah berani berinvestasi pada asuransi,” paparnya. (mg16/ida)