KAJEN-Bupati Pekalongan Amat Antono menekankan agar setiap pejabat di jajarannya adalah orang yang memiliki kompetensi. Karena itulah, penyusunan program kerja untuk 2015, benar-benar dipersiapkan alias tidak asal dibuat.

“Tahun anggaran yang baru saja berjalan, harus ada pencermatan dan tidak asal buat. Jangan sampai hanya copy paste dari tahun sebelumnya,” ungkapnya pada upacara 17-an di lapangan belakang Setda Pemkab Pekalongan, Senin (19/1) kemain.

Selain itu, kata Bupati Antono, program kerja yang memiliki azas manfaat rendah atau tidak populer, akan dikaji ulang atau diganti dengan program yang memiliki skala prioritas dan memiliki manfaat tinggi. “Ke depan, kami harapkan lebih mengarah ke pendapatan, pendekatan dan manfaat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan, agar lebih meningkatkan koordinasi internal dalam menghadapi kritik untuk meningkatkan kinerja. “Uji kompetensi sudah dilakukan pada pejabat eselon 2. Tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan pula untuk pejabat eselon 3. Sehingga penempatan personel betul-betul tepat,” imbuhnya.

Terkait pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 tersebut, Antono menyentil terkait persoalan sepele, sebagaimana dalam hal berbaris. “Kelihatannya, ini hal sederhana tapi mengandung makna. Yakni, bagaimana kita menghargai sesuatu berdasarkan kondisi riil,” pungkasnya. (hil/ida)