Investor Cina Lirik Kota Lama dan Johar

155

BALAI KOTA – Keindahan dan keunikan kawasan Kota Lama semakin mencuri perhatian masyarakat dunia. Kali ini minat untuk pengembangan dan pelestarian kawasan Kota Lama datang dari investor Cina, yakni perusahaan Cina Sonangol.

Sabtu lalu, delegasi menemui pihak Pemkot Semarang, bertempat di Gedung Semarang Art Gallery, para delegasi ditemui Plh Wali Kota Adi Tri Hananto. Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah anggota DPR RI, Enggar Lukito, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo serta jajaran kepala SKPD Kota Semarang.

Delegasi dari perusahaan Cina Sonangol yang diketuai oleh Mr. Sam Pha ini mengutarakan ketertarikannya dalam pengembangan sekaligus pelestarian kawasan heritage Kota Lama dan Pasar Johar. Disampaikan Plh wali kota bahwa kawasan Kota Lama merupakan merupakan kawasan perdagangan di bawah kongsi dagang Belanda yang dikenal dengan VOC pada abad 18 lalu. Kawasan dengan sebutan The Little Nederland ini dibangun dengan benteng yang kental dengan nuansa Eropa.

Sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan Kota Lama yang kini dirasa mulai kehilangan the spirit of place-nya, pemkot, lanjut Adi, melakukan 8 strategi revitalisasi. Yakni pembentukan kelembagaan, penyusunan peraturan dan prosedur pengendalian, perangkat legal insentif, perangkat finansial, pelibatan peran masyarakat dan LSM, pengimplementasian prinsip pelestarian terpadu, pengidentifikasian dan penggolongan objek pelestarian serta melakukan pembelajaran masyarakat.

Sejumlah strategi juga dilakukan pemkot sebagai upaya konkret pengembangan kawasan Kota Lama. Seperti peningkatan infrastruktur kawasan dan penanggulangan masalah lingkungan, pengembangan tingkat hunian dengan memfungsikan kembali bangunan kuno yang berpotensi hunian. ”Serta mengembangkan kehidupan kultural di kawasan Kota Lama,” ungkap Adi Tri Hananto. Pengembangan city walk Jalan Merak, pavingisasi, penyelenggaraan berbagai event besar, serta pembentukan BPK2KL, juga diklaim sebagai upaya merevitalisasi Kota Lama.

Tak terpisahkan dari sejarah Kota Semarang, Pasar Johar juga menjadi salah satu pasar tradisional terbesar dengan 7.800 pedagang aktif hingga saat ini sejak tahun 1930-an. Menyambut baik rencana investasi perusahaan Cina Sonangol, Sekda Kota Semarang itu berharap adanya keterlibatan pihak swasta dalam pelestarian dan revitalisasi kawasan Kota Lama dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak termasuk warga Kota Semarang. (zal/ce1)