PDIP Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

128
CALON PEMIMPIN: Calon ketua PAC PDI Perjuangan wilayah eks Karesidenan Kedu tengah mengikuti ujian tertulis sebagai syarat lolos menjadi ketua PAC. Ujian dipusatkan di Gedung Sasana Adipura Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
CALON PEMIMPIN: Calon ketua PAC PDI Perjuangan wilayah eks Karesidenan Kedu tengah mengikuti ujian tertulis sebagai syarat lolos menjadi ketua PAC. Ujian dipusatkan di Gedung Sasana Adipura Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
CALON PEMIMPIN: Calon ketua PAC PDI Perjuangan wilayah eks Karesidenan Kedu tengah mengikuti ujian tertulis sebagai syarat lolos menjadi ketua PAC. Ujian dipusatkan di Gedung Sasana Adipura Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO –Pemilihan Bupati Wonosobo untuk periode 2015-20120 mulai menghangat. Setelah PKB melakukan penjaringan beberapa waktu lalu, kini disusul PDI Perjuangan. Pendaftaran bakal calon (balon) bupati berlangsung selama 11 hari, dari 17 Januari hingga 27 Januari 2015.

Ketua DPC PDI Perjuangan Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan, pendaftaran balon bupati yang akan diusung oleh partai banteng moncong putih itu, terbuka untuk umum. Pendaftar minimal memenuhi syarat umum yang diberlakukan KPU Kabupaten.
“Pendaftar bisa dari mana saja, tidak hanya dari kader PDI Perjuangan,” katanya di sela ujian bagi calon pengurus anak cabang (PAC) PDI Perjuangan se-wilayah Kedu di Gedung Sasana Adipura Wonosobo, Sabtu (17/1).

Afif mengatakan, proses pendaftaran dilayani di Kantor DPC PDI Perjuangan Jalan Jogonegoro. Hari libur, pendaftaran tetap bisa dilakukan. Hasil pendaftaran ini akan diajukan ke DPD Jateng kemudian diteruskan ke DPP PDI Perjuangan. “Seleksi administrasi akan dilakukan oleh DPC kemudian dikirim ke DPP PDI Perjuangan,” katanya.

Setelah proses pendaftaran, kata Afif, tiap peserta akan melakoni sekolah pengkaderan PDI Perjuangan. Materi sekolah, selain pendidikan politik, juga materi tentang nasionalisme, ideologi Bung Karno, serta pemahaman prinsip membangun negara. “Dari sekolah ini akan diuji, kemudian akan memasuki babak selanjutnya yang diputuskan DPP PDI Perjuangan,” katanya.

Sementara itu, dari kalangan internal PDI Perjuangan Wonosobo beredar beberapa nama yang disebut akan maju mendaftar sebagai balon bupati. Di antaranya Sekretaris DPC yang juga Ketua Komisi C DPRD Eko Prasetyo, Ketua Komisi B DPRD Wahyu Nugroho, anggota DPRD Lukman, Bendahara DPC Aan Santoso.

Selain peluncuran pendaftaran balon bupati, dalam acara itu juga digelar ujian bagi calon Ketua PAC PDI Perjuangan di wilayah eks Karesidenan Kedu. Yakni Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung dan Kota Magelang. “Ujian ini wajib dilakukan oleh tiap calon ketua PAC PDI Perjuangan,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana.

Bona menjelaskan, sebagai partai kader yang juga partai modern, PDI Perjuangan melakukan pembaruan dalam proses pengkaderan serta rekruitmen pengurus. Untuk PAC, prosesnya tiap ranting mengusulkan nama calon ketua, kemudian dikirim ke DPC.
“Dari nama yang diusulkan kemudian ditentukan minimal dua nama, maksimal tiga nama yang akan menjalani pemilihan,” katanya.

Proses pemilihan, kata Bona, dengan asas musyawarah mufakat. Tiga nama yang lolos diminta untuk menentukan ketua PAC. Namun sebelum proses ini, tiga orang tersebut wajib mengikuti ujian terdiri dari 50 soal pilihan ganda, materinya tentang politik, ideologi partai, sejarah PDI Perjuangan serta sistem tata negara. (ali/ton)