Dhemes Astuti. (EKO WAHYU BUDIYANTO/RADAR SEMARANG)
Dhemes Astuti. (EKO WAHYU BUDIYANTO/RADAR SEMARANG)
Dhemes Astuti. (EKO WAHYU BUDIYANTO/RADAR SEMARANG)

SENYUMNYA akan langsung mengembang, begitu gadis kelahiran Pekalongan 2 September 1994 ini disapa. ”Nama saya Dhemes Astuti,” tuturnya saat memperkenalkan diri.

Ternyata, sifatnya yang ramah dan murah senyum tersebut membuatnya cukup populer di kalangan teman-temannya. Alhasil dalam pemilihan Putra-Putri Kampus yang digelar Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) beberapa waktu lalu, dirinya berhasil menyabet juara favorit.

”Alhamdulillah, berhasil meraih juara favorit karena suporternya banyak,” paparnya sembari melepaskan senyuman.
Dirinya mengaku ikut dalam ajang tersebut juga karena dorongan teman dan para dosen. ”Namun sebelumnya, aku memang pernah ikut pemilihan Duta Wisata Pekalongan, meski waktu itu belum juara. Ini menjadi sebuah pengalaman menarik, yang tidak semua orang pernah mengalaminya,” papar mahasiswi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (FPBSI) UPGRIS semester V ini.

Sebagai salah satu putri kampus, dirinya berupaya memperkenalkan tempatnya menuntut ilmu agar lebih dikenal masyarakat luas. Salah satunya, soal nama UPGRIS yang tadinya bernama IKIP PGRI.

”Selama ini orang tahunya IKIP PGRI. Padahal sudah berubah status menjadi universitas, sehingga berganti nama menjadi UPGRIS. Hal tersebut yang aku coba sampaikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Di sela kesibukannya menuntut ilmu, dara berkulit putih ini juga sempat menyalurkan hobinya sebagai seorang foto model. ”Masih sering jadi model foto, kadang ada teman yang meminta, terkadang ada juga komunitas foto atau fotografer yang minta aku jadi model mereka,” terangnya.

Dirinya mengaku sangat menikmati kedua dunia tersebut baik di bidang akademik ataupun di bidang modeling. Meski demikian, dirinya tetap tidak melupakan keinginannya untuk bisa menjadi guru.

”Mudah-mudahan setelah lulus nanti bisa menjadi guru atau dosen agar bisa menularkan ilmu dan pengalaman yang sudah saya dapatkan selama ini,” pungkas alumnus SMAN 1 Kesesi Kabupaten Pekalongan tersebut. (ewb/ida/ce1)