DILANTIK: Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jateng Johar Lin Eng (kanan) menyerahkan bendera pada Ketua Asosiasi PSSI Kota Magelang Joko Prasetyo. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
DILANTIK: Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jateng Johar Lin Eng (kanan) menyerahkan bendera pada Ketua Asosiasi PSSI Kota Magelang Joko Prasetyo. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
DILANTIK: Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jateng Johar Lin Eng (kanan) menyerahkan bendera pada Ketua Asosiasi PSSI Kota Magelang Joko Prasetyo. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)

MAGELANG- Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo resmi memimpin memimpin Asosiasi PSSI Kota Magelang periode 2015-2018. Joko dan jajaran pengurus PSSI Kota Magelang dilantik oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng, Johar Lin Eng di aula DPRD Kota Magelang, Sabtu (17/1) siang.

Dalam kesempatan ini, Joko juga menyinggung nasib PPSM Magelang di musim kompetisi 2015. Ia berharap, semua pemangku kepentingan di Magelang bisa ikut memperhatikan PPSM. “PPSM kota Magelang bukan urusan PSSI kota Magelang saja, semua pihak harus terlibat, kita harus sengkuyung, bergandengan tangan bahu membahu bekerjasama dengan semua elemen memajukan persepakbolaan di Kota Sejuta Bunga ini,” tandas Joko

Johar berharap, kepengurusan yang baru ini bisa memajukan sepakbola di Magelang. Termasuk mencetak pemain-pemain muda. Dalam waktu dekat, Asprov PSSI Jateng akan menggelar workshop guna memunculkan bibit-bibit unggul pemain muda. “Kami berikan kurikulum untuk usia muda, kami datangkan pelatih-pelatih profesional, supaya memperoleh kompetensi yang berbobot,” ujarnya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito selaku pelindung Asosiasi PSSI Kota Magelang dalam sambutannya mengatakan, PSSI Kota Magelang diharapkan membawa wajah sepakbola Kota Magelang lebih baik dengan sejumlah program yang sudah dirancang untuk dilaksanakan empat tahun ke depan.

“Memang untuk membangkitkan semangat dan memajukan sepak bola tidak bisa instan, butuh waktu dan proses panjang, mengingat sepak bola tidak boleh diambilkan dana APBD. Saya berharap pengurus bisa kreatif untuk menggali pendanaan, bisa menggali dari tiket, parkir, dari suporter semua harus digerakkan,” tandas Sigit. (mg2/ton)