Selalu Update Perkembangan Perekonomian

125
PENUH PERHITUNGAN : Bekerja sebagai financial consultant menuntut Dian selalu mengikuti perkembangan perekonomian dunia agar mampu mengambil keputusan trading yang tepat. (Nurul pratidina/radar semarang)
PENUH PERHITUNGAN : Bekerja sebagai financial consultant menuntut Dian selalu mengikuti perkembangan perekonomian dunia agar mampu mengambil keputusan trading yang tepat. (Nurul pratidina/radar semarang)
PENUH PERHITUNGAN : Bekerja sebagai financial consultant menuntut Dian selalu mengikuti perkembangan perekonomian dunia agar mampu mengambil keputusan trading yang tepat. (Nurul pratidina/radar semarang)

Sebagai salah seorang financial consultant, Dian Ayu tak hanya bertugas menarik nasabah. Namun ia juga dituntut untuk dapat memberikan masukan yang tepat terkait dengan dana yang dimiliki oleh nasabah.

“Simpelnya, nasabah ini ada dana, kemudian akan digunakan untuk perdagangan. Nah, kami bertugas memberikan masukan, jual atau beli atau tindakan lain apa yang perlu dilakukan,” ujar financial consultant di PT Valbury Asia Futures ini.

Sekilas memang terdengar simpel, namun profesi ini mensyaratkan ketekunan serta ketelitian dan pengetahuan terkait masalah perekonomian. Dengan demikian, saran-saran yang diberikan tidak meleset. “Kuncinya ya harus terus meng-update perekonomian dunia. Kelihatannya memang mudah, tapi tidak semua orang betah mengamati perkembangan ekonomi yang cepat sekali berubah, terutama dengan berbagai komoditi yang ada,” ujar perempuan kelahiran Semarang, 18 Oktober 1987 ini.

Ya, hal tersebut diakui Dian menjadi salah satu tantangan. Tidak jarang ia begadang hingga Subuh demi meng-update perkembangan. “Karena kita global, kaitan dengan perekonomian dunia. Sedangkan paginya di sana, malamnya di sini. Jadi mau nggak mau ya begadang, biar nggak ketinggalan,”ujarnya.

Tidak tidur semalaman pun terbayar, saat ia berhasil melakukan trading dengan hasil yang luar biasa. Namun begitu, ia kembali menegaskan, bahwa apa yang dilakukan benar-benar harus berdasarkan perhitungan. “Tidak boleh emosi, harus dapat segini. Nanti malah jatuhnya kurang bagus. Harus benar-benar tenang dan penuh perhitungan,” ujarnya.

Selain sebagai financial consultant, bungsu dari 6 bersaudara ini ternyata juga menekuni profesi lain yang juga menjadi hobinya, yaitu make up artist. Di waktu sengganggnya pada Sabtu atau Minggu, ia kerap menerima job ini. “Kalau financial consultant kan kerja kantorannya, sedangkan make up ini hobi tapi juga jadi profesi. Jadi kadang Sabtu atau Minggu masih terima job merias. Keduanya sama-sama menyenangkan,” ujarnya. (dna/ric)