BELUM GARANG -- Ganang Aktisa mendapat kawalan ketat pemain PPSM Magelang di Stadion Madya Magelang. (Baskoro Septiadi/Rase)
BELUM GARANG -- Ganang Aktisa mendapat kawalan ketat pemain PPSM Magelang di Stadion Madya Magelang. (Baskoro Septiadi/Rase)
BELUM GARANG — Ganang Aktisa mendapat kawalan ketat pemain PPSM Magelang di Stadion Madya Magelang. (Baskoro Septiadi/Rase)

MAGELANG – Tim sepak bola Jawa Tengah terus mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar 2016 mendatang. Saat ini tim asuhan Firmandoyo itu tengah menjalani pemusatan latihan di Kota Magelang selama sepekan. Di sela-sela pemusatan latihan itu, sore (17/1) kemarin anak-anak Jateng diberikan menu uji coba versus tim PPSM Magelang di Stadion Madya Magelang di mana dalam laga uji coba kemarin tim Pra PON Jateng unggul 3-0 atas PPSM.

Tiga gol Pra PON masing-masing dilesakkan Kukuh Pramuyudha, Rio Saputra dan Ganang Aktisa. Meski menang, juru ramu Jateng Firmandoyo mengakui masih banyak pembenahan pembenahan yang harus dilakukan anak asuhnya. “Anak-anak masih kurang efektif di beberapa skema baik penyerangan maupun bertahan. Namun plusnya kami bermain semangat. Ya memang agenda uji coba ini digunakan untuk bahan evaluasi kami,” kata Firmandoyo.

Mantan juru ramu PSIS Semarang itu menambahkan, pemusatan latihan pertama di Magelang akan berakhir hari ini. Setelah itu program akan dilanjutkan pemusatan latihan di Kabupaten Semarang pada 26-31 Januari mendatang. “Di pemusatan hari terakhir di Magelang besok (hari ini, red) akan di tutup dengan program fisik cross country. Untuk selanjutnya anak-anak kami liburkan dan kembali latihan di Kabupaten Semarang 26 Januari besok,” imbuhnya.

Pemusatan latihan kedua mendatang, pihaknya masih akan memberikan beberapa kali menu uji coba baik dengan tim-tim local maupun dengan tim yang memiliki level lebih tinggi dari anak-anak

asuhnya. Sementara mengenai komposisi pemain, Firmandoyo mengatakan total dalam pemusatan latihan pertama pihaknya memantau 22 pemain termasuk empat pemain baru yang juga dipantau dalam uji coba tersebut. “Tapi untuk empat pemain baru terpaksa kami pulangkan karena belum sesuai harapan. Berati besok masih tersisa 16 pemain meski tambal sulam masih terus kami lakukan sampai menjelang Pra PON mendatang,” bebernya.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng, Johar Lin Eng mengatakan, pemusatan latihan timnya itu akan terus berlanjut hingga beberapa bulan menjelang pelaksanaan babak

kualifikasi.“Estimasinya kualifikasi PON akan digelar Agustus 2015, jadi sekitar bulan April atau Mei mendatang kami sudah masuk ke persiapan khusus dengan komposisi pemain yang memang sudah diproyeksikan turun di Pra PON,” pungkas Johar. (bas/fth)