KENDAL – DPC Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan (PDIP) Kendal mulai membuka pendaftaran bakal Calon (Balon) Bupati Kendal. Proses ini untuk menjaring calon-calon potensial yang memiliki komitmen yang bisa mewakili PDIP dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kendal akhir 2015.

Sekretaris DPC PDIP Kendal, Prapto Utono mengatakan, PDIP Kendal sudah mengeluarkan surat pendaftaran balon Bupati dan Wakil Bupati Kendal sejak Senin (12/1) lalu. Hal itu merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) DPP PDI Pusat Nomor: 031-A/TAP/DPP/V/2011 tanggal 13 Mei 2011. Yakni tentang pedoman pelaksanaan penjaringan dan penyaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tingkat kabupaten Kota dan Propinsi. Penjaringan dilakukan dengan membuka pendaftaran yang bisa diikuti seluruh pengurus DPC, pengurus PAC, pengurus ranting dan anak ranting maupun masyarakat umum. “Jadi semua kader bisa mendaftar sebagai balon Bupati dan wakil bupati melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal,” tuturnya.

Prapto menambahkan surat pemberitahuan pendaftaran sudah didistribusikan ke seluruh pengurus pengurus DPC, pengurus PAC, pengurus ranting dan anak ranting. “Nama-nama yang masuk dan terpilih untuk mewakili Kendal nantinya baik sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupat akan kami umumkan melalui melalui media masa,” imbuhnya.

Pendaftaran dibuka selama 10 hari, terhitung sejak Senin 12-21 Januari. Jika nanti sampai batas waktu yang ditentukan hanya ada minimal empat balon, maka pendaftaran diperpanjang maksimal dua minggu. Kalau tetap tidak ada yang mendaftar, maka langsung diserahkan kepada DPP untuk dipilih satu yang akan mendapatkan rekomendasi. “Pengurus PAC bisa mengusulkan maksimal dua nama kepada DPC. PAC PDIP di Kendal ada 20 yang tersebar di 20 kecamatan. Jadi setidaknya akan didapatkan 40 kader,” tambahnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal, Widya Kandi Susanti mengaku siap maju kembali sebagai balon Bupati melalui partai yang digawanginya. “Saya siap maju lagi sebagai balon bupati. Saat ini baru menyiapkan persyaratan, nanti baru mendaftar,” jelasnya. (bud/fth)