LEBIH CEPAT: TPKS terus menambah peralatan guna memperlancar arus bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
LEBIH CEPAT: TPKS terus menambah peralatan guna memperlancar arus bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
LEBIH CEPAT: TPKS terus menambah peralatan guna memperlancar arus bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Volume bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPKS) terus tumbuh. Sejumlah peralatan modern didatangkan, guna memperlancar proses tersebut.

General Manager TPKS Iwan Sabatini mengatakan, pada kurun waktu lima tahun antara 2009 hingga 2013 pertumbuhan rata-rata tiap tahunnya antara 5-10 persen, sedangkan dari 2013 ke 2014 pertumbuhannya mencapai 15 persen. “Pada tahun 2014 TPKS telah handling sebanyak 359.136 Box atau 575.671 Teus. Tahun 2015 ini juga diharapkan terus meningkat. Yaitu through put sebanyak 635.000 Teus,” ujarnya, kemarin.

Untuk antisipasi pertumbuhan atau peningkatan handling petikemas, Terminal PetiKemas Semarang akan menambah peralatan modern. Yaitu 2 unit Container Crane, 11 unit Automatic RTG, dan yang sudah tiba saat ini adalah 10 unit New Container Trailer TERBERG buatan dari Belanda assembly Malaysia, sedangkan chasisnya KURINDO buatan Indonesia. “Peralatan ini sebagai penambahan dukungan dari trailer yang sudah ada sebanyak 28 unit. Sehingga dapat menunjang kegiatan haulage di area terminal agar proses bongkar muat dapat lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Carolus Sengaji menyambut baik penambahan fasilitas tersebut. “Adanya tambahan trailer ini diharapkan pelayanan kepada pengguna jasa dapat lebih baik dan lancar,” ujarnya. (dna/smu)