30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Semua Sekolah Tetap Terapkan K-13

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

KAJEN-Meski hasil verifikasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) untuk sekolah pengguna Kurikulum 2013 (K-13) belum keluar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Pekalongan memutuskan semua sekolah menerapkan K-13. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi diterapkannya K-13 secara serentak pada 2016 mendatang.

“Jika tidak mulai menggunakan dari sekarang, saat penerapan serentak skala nasional, dikhawatirkan timbul banyak masalah,” kata Kabid Dikdas Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Rissa Sumarstyanto.

Penerapan K-13 di sekolah-sekolah tersebut, katanya, menyusul adanya kebijakan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sekolah di luar sekolah sasaran (menggunakan K-13), juga menerapkan K-13. “Total sekolah sasaran sebanyak 6.221 sekolah,” katanya.

Hal tersebut ditandai dengan Surat Edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Nomor 5685/C/KR/2014 dan 8014/D/KO/2014 tentang Sekolah yang Melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013.

“Kami sudah mengusulkan agar sekolah-sekolah tetap menggunakan kurikulum 2013. Bahkan semua sekolah di Kabupaten Pekalongan sudah kami usulkan ke pusat, agar tetap menggunakan Kurikulum 2013,” ungkapnya, kemarin.

Untuk menjadi pelaksana K-13, imbuhnya, sekolah harus lolos verifikasi dari BAN. Hasilnya diperkirakan baru diketahui Februari mendatang. “Sembari menunggu hasil tersebut, semua sekolah tetap menggunakan K-13,” katanya.

Bagi sekolah yang lolos verifikasi, otomatis akan menjadi pelaksana K-13. Sedangkan yang belum lolos, akan dilakukan pembinaan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, sebagaimana Pasal 3 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 tahun 2014 tentang Pemberlakukan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013.

Rissa memaparkan, sebelum melaporkan kesiapan penerapan K-13 untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Pekalongan, pihaknya telah mengundang semua UPT baik SD, SMP, SMA/SMK untuk menyikapi surat edaran tersebut. “Hasilnya disepakati menerapkan kembali K-13,” imbuhnya.

Rissa menilai, K-13 layak digunakan dalam pembelajaran di Indonesia. Meski begitu, memang terdapat kelemahan. Di antaranya adanya keterlambatan buku dan penilaian yang memusingkan para guru. (hil/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Perlu Pembenahan Lalulintas Jalan Raya

UNGARAN-Sejumlah jalan di Kabupaten Semarang perlu penambahan rambu-rambu serta perbaikan konstruksi jalan. Pasalnya, tren kecelakaan lalulintas (lakalantas) cenderung meningkat di jalan lokal tersebut. Hal tersebut...

10 Pejabat Pemprov Daftar Calon Sekda

17 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi TUGUMUDA – Sebanyak 10 pejabat pemprov ramai-ramai mendaftar lelang jabatan Sekda Jateng pada hari terakhir, Selasa (24/6). Mereka terdiri atas...

Pemkab Transfer Membatik ke NTT

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menjalin bekerja sama dengan Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bidang UMKM. Yakni dalam bidang kerajinan...

Tinggi, Tingkat Kebocoran Air PDAM

WONOSOBO—Angka kehilangan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Aji Wonosobo masih sangat tinggi. Hingga 2015, masih mencapai 35 persen dari jumlah air yang...

More Articles Like This

- Advertisement -