TEMBALANG – Dinas Bina Marga Kota Semarang akan mengalokasikan dana Rp 7 miliar pada APBD perubahan tahun 2015 untuk perbaikan jalan Meteseh-Rowosari yang rusak parah.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan pihaknya nantinya akan membangun jalan di kawasan Rowosari yang kondisinya parah karena dilintasi truk galian C serta terkikis curah hujan tinggi. Jalan akan dibangun dengan konstruksi beton. Iswar mengaku, dua tahun ini pihaknya memberi perhatian kepada daerah Rowosari dan Meteseh yang digunakan untuk lalu lintas warga dan pengangkutan material galian C yang memperparah kondisi jalan tersebut.

Pihaknya menyusun suatu rencana, yaitu selain melakukan betonisasi, jalan juga akan dilebarkan. Diharapkan Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut bisa diselesaikan tahun 2015. ”Sehingga bisa kita laksanakan. Untuk penanganan darurat jalan itu paling cepat pada Februari untuk melakukan tambal sulam, dan kami juga menyiapkan anggaran sehingga Februari atau Maret bisa digunakan untuk penanganan darurat,” jelasnya, Senin (12/1).

Seperti diketahui, kondisi jalan rusak dan berlubang di Jalan Meteseh-Rowosari Tembalang Semarang membuat aktivitas warga sekitar terganggu saat melintas jalan tersebut. Jalan dengan sejumlah lubang kecil sampai lebar dan dalam yang terlihat seperti kolam, menyulitkan bagi pengendara roda dua dan empat untuk melewatinya.

Apalagi setelah hujan, lubang jalan tersebut tertutup air sehingga jalan menjadi becek dan berlumpur. Lebar lubang jalan itu mulai berdiameter sekitar 30 sentimeter sampai setengah meter lebih, jika hal ini dibiarkan terus akan memperparah jalan, sehingga berbahaya untuk pengendara.

Sudarman, warga sekitar mengaku kondisi jalan yang rusak parah tersebut juga kerap mengakibatkan kecelakaan. Ketika hujan tidak sedikit pengendara yang terpeleset dan jatuh karena lapisan badan jalan bercampur dengan lumpur.

”Apalagi ini sudah masuk ke musim penghujan. Jadi kita berharap agar pembangunan jalan juga segera dilakukan. Selain menekan angka kecelakaan juga membuat pengendara yang melintas kawasan tersebut menjadi nyaman,” katanya. (ewb/ric/ce1)