25.7 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Over Stock, Harga Kayu Ekspor Menurun

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

MENUMPUK: Penurunan ekspor yang mencapai hingga 20 pesen berdampak pada industri penghasil kayu barecore atau kayu olahan setengah jadi. Di Jawa Tengah setidaknya ada 25 pabrik kayu barecore yang mati suri. (IST)
MENUMPUK: Penurunan ekspor yang mencapai hingga 20 pesen berdampak pada industri penghasil kayu barecore atau kayu olahan setengah jadi. Di Jawa Tengah setidaknya ada 25 pabrik kayu barecore yang mati suri. (IST)
SEMARANG – Ekspor kayu olahan khususnya barecore mengalami penurunan. Hal ini disebabkan stok yang berlebihan di negara tujuan ekspor, khususnya Tiongkok. Barecore adalah sebuah papan kayu yang terdiri dari potongan kayu-kayu kecil.

“Saat ini kayu olahan barecore di China over stock, sehingga terjadi penurunan ekspor dan harga yang cukup signifikan, mencapai 50 US dollar per meter kubik,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia (ISWA) Jateng Wiradadi Soeprayogo, kemarin.

Penurunan ekspor yang mencapai hingga 20 pesen ini pun berdampak pada industri penghasil kayu barecore atau kayu olahan setengah jadi. Di mana sebagian sentra industri kayu barecore mengalami mati suri. “Di Jawa Tengah sendiri setidaknya ada 25 pabrik kayu barecore yang jalan di tempat,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap ada program penataan pengiriman kayu ekspor. Permintaan dan pengiriman disesuaikan atau diseimbangkan. Hal ini untuk menghindari suplai berlebihan ke negara tujuan ekspor. “Harus ditata, karena begitu suplai berlebih, maka harga akan langsung stagnan bahkan turun. Selain itu, dengan suplai terlalu besar yang masuk ke negara tujuan ekspor, maka kualitas juga tidak terlalu terkontrol,” tandas Wiradadi.

Kondisi ini, lanjutnya, masih tertolong dengan monopoli Indonesia sebagai negara pengekspor barecore ke Tiongkok. Setidaknya 80 persen produk barecore Tiongkok disuplai dari Indonesia. Sebagian lainnya di ekspor ke Taiwan, Jepang maupun Timur Tengah. Menurutnya, barecore dari Sengon ini sangat diminati oleh negara China, karena volume serta perlakuannya yang mudah dan ringan. Jenis kayu ini tidak didapatkan dari negara lain.

Per bulannya mencapai tiga ribu container. Dari tiga ribu container skala nasional tersebut, terbesar dari Jateng, mencapai separuh lebih. Bahkan, di Jawa Tengah sendiri, barecore mulai dikerjakan oleh industry rumah tangga dengan tenaga kerja 4-5 orang. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -