SEMARANG – Jawa Tengah dinilai cukup potensial untuk pasar asuransi. Perusahaan yang bergerak di bidang ini pun terus melakukan penetrasi dengan berbagai produknya di provinsi ini.

Salah satunya PT Sun Life Financial. Perusahaan yang berkantor pusar di Toronto, Kanada ini juga mulai menggarap pasar Jawa Tengah, baik di kota-kota besarnya maupun kabupaten. “Penduduk Jawa Tengah cukup besar, dibarengi dengan tingkat kesadaran akan asuransi yang mulai naik. Karena itu pasar Jateng ini sangat potensial,” ujar Chief Distribution Officer PT Sun Life Financial Elin Wati, kemarin.

Pihaknya melakukan penetrasi dengan masuk ke berbagai daerah di kawasan ini, baik kota maupun kabupaten. Di Semarang sendiri akan diresmikan tiga kantor baru untuk lebih memaksimalkan operasionalnya. Tiga kantor cabang di Semarang, lanjut Elin, salah satunya fokus pada produk-produk dengan konsep syariah. Sektor ini ke depan juga dinilai memiliki potensi yang besar.

Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia Eddy Belmans mengaku optimistis bahwa tahun ini target dapat terus tumbuh, antara 10-20 persen. Termasuk juga dengan adanya layanan BPJS dari pemerintah, yang dianggap justru membantu perusahaan swasta untuk lebih mengenalkan pentingnya asuransi pada masyarakat. “Kami tidak berkompetisi dengan BPJS. Ini justru memberi kesempatan bagi swasta untuk tumbuh, karena kami sifatnya melengkapi. Terlebih untuk masyarakat yang sudah sadar asuransi,” ujarnya. (dna/smu)