Satpol PP Kekurangan 90 Personel

166

MAGELANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang masih kekurangan personel untuk menjalankan tugasnya sebagai penegak perda. Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Magelang Otros Trianto berharap ada tambahan personel setidaknya 50 sampai dengan 90 orang.

“Sementara saat ini ada 59 personel. Selama ini dibagi-bagi, baik di rumah dinas wali kota, rumah dinas wakil wali kota dan rumah dinas sekda. Praktis yang tugas di lapangan hanya ada 14 personel,” tuturnya.

Menurutnya, idealnya Satpol PP butuh 150 personel, atau minimal ada 100 personel untuk memenuhi kebutuhan tugas. Dengan jumlah yang minim ini, Satpol PP harus berkeliling wilayah Kota Magelang. Meski wilayahnya tidak luas, tapi ada berbagai macam persoalan yang harus diawasi.

Menurutnya, jumlah personel Satpol PP sangat minim tapi tetap harus berpatroli keliling wilayah Kota Magelang. Kota Magelang memang kecil, namun permasalahan sangat komplek. Selain penambahan personel. “Ke depan saya berharap ada sekretariat yang representatif di tengah-tengah kota dan juga di setiap kecamatan ada pos Satpol PP.”

Selain keterbatasan personel, lanjut Otros, juga butuh penambahan mobil operasional. Menurutnya, Satpol PP butuh tambahan 1 mobil patroli, 2 truk pengangkut personel atau barang dan 1 mobil pengawalan double cabin.

Ketua Komisi A DPRD Kota Magelang Adi Chandra Pamungkas mengatakan, Pemkot memang perlu menambah personel Satpol PP. Sebab Satpol PP sangat berperan dalam penegakan perda, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban. Hanya saja, ada kendala terkait munculnya permendagri nomor 814.1/169/SJ, tertanggal 10 Januari 2013 tentang larangan pengangkatan tenaga honorer.

“Kami akan menyiasati dengan perekrutan tenaga jasa bukan tenaga honorer. Tapi ini masih kami kaji,” jelas Adi. (mg2/ton)