PEMADAMAN : Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan warga berusaha keras melakukan pemadaman di ruko telepon selular di Jalan Sultan Agung Nomor 72 Kota Pekalongan, Sabtu (10/1) malam kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
PEMADAMAN : Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan warga berusaha keras melakukan pemadaman di ruko telepon selular di Jalan Sultan Agung Nomor 72 Kota Pekalongan, Sabtu (10/1) malam kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
PEMADAMAN : Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan warga berusaha keras melakukan pemadaman di ruko telepon selular di Jalan Sultan Agung Nomor 72 Kota Pekalongan, Sabtu (10/1) malam kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN–Akibat pemadamam listrik yang dilakukan PLN, sebuah ruko telepon selular di Jalan Sultan Agung Nomor 72 Kota Pekalongan, justru dilalap si jago merah, Sabtu (10/1) malam kemarin. Pemicunya adalah genset yang dinyalakan untuk memberikan penerangan.

Kejadian itu bermula pada malam sekitar pukul 18.00 terjadi pemadaman lampu PLN di Sugihwaras. Seperti biasa, pengelola Toko DEBZCELL, akhirnya menyalakan genset. Setelah satu jam dinyalakan, sekitar pukul 19.00, listrik kembali menyala.

Namun salah satu karyawan, Fernanda Nivea Ricar, 20, warga Jalan Jendral Sudirman Pekalongan Barat Kota Pekalongan, dari dalam toko melihat percikan api yang timbul di genset tersebut.

“Saat listrik menyala tiba-tiba genset terlihat ada percikan api. Lantas api merembet ke sekitar genset dan membakar bangunan atap counter. Setengah jam kemudian api semakin membesar,” terang Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kabaghumas AKP Dwi Nugraha.

Petugas kebakaran, kata AKP Dwi, sempat kesulitan memadamkan api yang membakar di dalam konter milik Debora Yanita. Karena kobaran api bersumber di lantai 2 yang beratapkan cor beton, petugas dari kepolisian dan pemadam kebakaran yang dibantu warga, kesulitan mencari titik api. “Ruko berlantai 3 tersebut dikelilingi cor beton semua,” tuturnya.

Dari keterangan karyawan lainnya, Khuriyartun Anisa, 16, warga Klego Bantaran Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, kerugian atas kebakaran tersebut sekitar Rp 10 juta rupiah. Api hanya membakar sebagian ruangan, tidak seluruh isi toko. Saat ini ruko tersebut masih dipasang police line untuk pemeriksaan lebih lanjut. (han/ida)