SEMARANG – KONI Jateng memberikan apresiasi positif kepada cabor-cabor di Jateng soal keseriusan mereka untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ajang Pra-PON 2015 dan PON XIX Jabar yang akan digelar 2016 mendatang.

Salah satu hal yang kini tengah menjadi bidikan beberapa cabor serta KONI Jateng adalah mendatangkan pelatih asing selama menggelar Pelatda menghadapi ajang multievent nasional empat tahunan tersebut.

Wakil Ketua Umum I KONI Jateng,Sukahar mengatakan, KONI akan memberikan dukungan penuh terhadap cabor yang akan menggunakan jasa tenaga pelatih asing. Hanya saja, Sukahar berharap masing-masing cabor tersebut benar-benar cermat memilih pelatih asing, sehingga diharapkan program tersebut benar-benar bisa efektif mengangkat performa Jateng di PON Jabar mendatang.

Pihaknya juga berharap pelatih asing yang didatangkan harus benar-benar memiliki keahlian serta prestasi yang melebihi pelatih-pelatih dalam negeri. “Jadi misalnya seperti taekwondo mendatangkan pelatih dari Korea, kemudian renang dari Australia di mana negara-negara yang memang cabor tersebut lebih maju dari kita,” sambung Sukahar kemarin.

Selain itu beberapa program lainnya menurut Sukahar juga telah disiapkan KONI Jateng demi mewujudkan kesuksesan Provinsi ini di PON Jabar mendatang. Salah satunya kata Kahar adalah penerapan strategi intelejen.

Sukahar menilai, Jateng juga perlu memiliki orang-orang yang nantinya diberi tugas untuk memetakan serta mengukur kekuatan calon lawan Jateng di ajang-ajang Nasional terutama PON Jabar mendatang. “Orang-orangnya bisa dari berbagai unsur baik akademisi, pelatih maupun dari KONI. Strategi tersebut perlu untuk memetakan kekuatan lawan serta kesiapan lawan kita di berbagai event terutama PON,” pungkasnya. (bas/smu)