TALENTA: Striker PPLP Jateng Arga Permana, dan kawan-kawannya terus digojlok pelatih untuk mengikuti beberapa event, di antaranya Kejurnas antar-PPLP di Bangka-Belitung, Maret. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
TALENTA: Striker PPLP Jateng Arga Permana, dan kawan-kawannya terus digojlok pelatih untuk mengikuti beberapa event, di antaranya Kejurnas antar-PPLP di Bangka-Belitung, Maret. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
TALENTA: Striker PPLP Jateng Arga Permana, dan kawan-kawannya terus digojlok pelatih untuk mengikuti beberapa event, di antaranya Kejurnas antar-PPLP di Bangka-Belitung, Maret. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim sepak bola Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng tengah menyiapkan diri menghadapi Kejurnas AntarPPLP di Bangka-Belitung, Maret mendatang. Pelatih PPLP Ashadi menerapkan sistem promosi degradasi untuk membentuk tim yang solid.

Saat ini, pihaknya sudah memiliki 22 pemain yang mengikuti latihan intensif. Namun, nama-nama yang ada masih bisa berubah. Ashadi juga menunggu kepastian bergabungnya lima pemain Persis Yunior yang beberapa waktu lalu ikut membela Jateng di PON Remaja I/2014 Jatim. ”Untuk menarik pemain-pemain dari Solo, butuh proses, karena mereka masih bersekolah di sana. Tidak mudah memindahkan sekolah dari Solo ke Semarang. Nantinya mereka akan beradu kemampuan dengan pemain-pemain yang sudah ada,” ujar Ashadi.

Lima pemain yang membela Jateng di PON Remaja itu yakni, Fredyan Wahyu, Ricky Junian, Nico Pasura, Arga Permana dan Roni Sugeng Arianto. Mereka ikut mengantarkan Jateng peringkat dua PON Remaja dan membawa Persis Yunior runner-up Piala Suratin 2014.

Jateng masih memiliki waktu lebih dari dua bulan untuk menyiapkan tim menghadapi kejurnas tahunan itu. Mereka ingin membentuk tim yang kokoh untuk memperbaiki prestasi di Kejurnas AntarPPLP tahun lalu yang hanya berada di peringkat tiga nasional.

Melihat hasil PON Remaja di Jatim lalu, kans Jateng untuk meraih hasil lebih baik terbuka lebar. Saat itu, Jateng meraih posisi runner-up setelah di final kalah 2-4 dari tuan rumah Jatim. Prestasi tersebut cukup membanggakan mengingat persiapan tim tidak lama. ”Dari pemain yang ada, hanya 18 pemain yang akan didaftarkan ke kejurnas. Karena itu, akan ada kompetisi internal dalam tim ini. Pemain-pemain yang tidak berkembang, akan terdegradasi dengan sendirinya dengan pemain-pemain yang kualitasnya lebih baik,” sambungnya. Selain kejurnas, PPLP Jateng juga memiliki agenda lain. Mereka juga bersiap menghadapi Popnas yang rencananya digelar pertengahan 2015 di Bandung. (bas/smu)