TUMBUH : Pegawai BPR Lumbungartha Muntilanindo tengah melayani nasabah. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
TUMBUH : Pegawai BPR Lumbungartha Muntilanindo tengah melayani nasabah. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
TUMBUH : Pegawai BPR Lumbungartha Muntilanindo tengah melayani nasabah. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MUNGKID – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mulai menjadi jujukan masyarakat untuk modal usaha. Pertumbuhan yang cukup signifikan, berimbas pula pada pencapaian target realisasi dana kredit.

Para pelaku BPR optimistis tahun 2015 mampu mencapai target kredit yang ditetapkan. “Kami optimistis tahun ini semakin membaik,” kata Kabid Operasional PT BPR Lumbungartha Muntilanindo, Heru Murdianto kemarin.

Keyakinan itu muncul melihat dari tahun ke tahun, khususnya di tahun 2014 penyaluran dana kredit terus mengalami peningkatan. BPR Lumbungartha Muntilanindo mampu mengucurkan dana kredit Rp 21,7 miliar. Sebanyak 93 persen target tercapai dengan nasabah konsumtif atau berpenghasilan tetap dan produktif, maupun kredit jangka pendek.

Heru mengaskan, siap menghadapi tahun 2015 dengan makin kompetitifnya BPR sejenis lainnya. Untuk mendokrak aset bank, pihaknya meluncurkan produk dan program baru serta rajin sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami memiliki produk deposito jangka waktu 1, 3, 6 dan 12 bulan, kemudian tabungan ada dua jenis, yakni ada tabungan umum dan simpanan masa depan, tahun kemarin tumbuh 10-15 persen. Lalu untuk produk terbaru kami adalah lubero,” sebutnya.

Kata Heru, program lubero menjadi program unggulan, yang baru diluncurkan Februari 2014 lalu namun cukup menyedot perhatian. Pasalnya, dikemas dalam bentuk arisan dengan sistem gugur.

Kata dia, sistem yang diterapkan adalah grup. Masing-masing grup 300 orang dan perorangan wajib setor Rp 100 ribu per rekening. Periode yang ditawarkan 3 tahun. Nasabah bisa diikutkan dalam undian bulanan, 6 bulanan, taupun tahunan.
Pihaknya mengaku, program ini mendapatkan respons baik dari masyarakat. Dikatakan, 2014 kemarin mampu melampaui target.

“Target per tahun 3 grup atau 900 orang. Kemarin ada 4 grup yang ikut. Harapan kami tahun 2015 ini bisa tutup target,” tambah Pemasaran Dana PT BPR Lumbungartha Muntilanindo, Nofia Dewi Febriana.

Febripun menguraikan, nasabah yang mengikuti ini biasanya untuk investasi masa depan dan memanfaatkan bunga tabungan. (put/lis)