Tarif Angkutan Turun Rp 500

146

UNGARAN- Tarif angkutan umum di Kabupaten Semarang turun Rp 500. Menyusul turunnya harga bahan bakar minyak per 1 Januari 2015 lalu. Penurunan tarif tersebut sudah disepakati dalam rapat bersama Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Semarang, Selasa (6/1) lalu.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto mengatakan, diturunkannya tarif angkutan tersebut inisiatif bersama Organda sembari menunggu keputusan resmi tarif baru angkutan umum oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait tarif. “Kami sudah rapat dan sepakat apabila tarif angkutan diturunkan. Ketua Organda juga sudah menginstruksikan ke seluruh paguyuban untuk mengikuti kebijakan baru tersebut,” kata Prayitno.

Prayit menegaskan, seluruh angkutan di Kabupaten Semarang harus mengikuti hasil kesepakatan bersama tersebut. Jika di lapangan ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat dapat melapor ke Dishubkominfo maupun kepada pengurus Organda. “Sebelum kenaikan BBM tarifnya Rp 146 per kilometer, lalu setelah BBM naik tarifnya menjadi Rp 176 per 1 kilometer. Sekarang harga BBM turun, tarif angkutan diturunkan,” ungkap Prayit.

Sementara itu Ketua Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa menjelaskan, diturunkannya tarif angkutan agar meringankan masyarakat yang memanfaatkan jasa angkutan umum. Sebab jika tetap menerapkan tarif lama, maka pengguna angkutan umum akan beralih menggunakan sepeda motor.

“Penurunan tarif sebesar itu, masih dalam batas wajar. Sebab harga premium saat ini saja sudah turun Rp 900 dari Rp 8.500 atau menjadi Rp 7.600 per liter. Jadi para pemilik ataupun sopir angkutan umum tidak akan rugi. Sesegera mungkin hasil rapat ini kami sosialisasikan segera dilaksanakan,” ujarnya. (tyo/zal)