PUPUT PUSPTASARI/RADAR KEDU
PUPUT PUSPTASARI/RADAR KEDU
PUPUT PUSPTASARI/RADAR KEDU

MENJADI seorang penari, tak lantas menjadikan Adzimatinur Tiara Putri Rustam, meninggalkan hobinya membaca novel. Menurut Tiara—sapaan intimnya—dengan membaca, ia bisa memperoleh inspirasi.

Dara cantik 16 tahun ini bahkan mengaku kerap menangis, lantaran terbawa alur cerita novel yang dibacanya. Ia kerap merasa gemas, jika ada sesuatu hal yang hampir atau menyeruapi pengalaman hidupnya. Ada rasa dongkol, tapi ada juga perasaan geli yang mengundang tawa.

“Maklum deh, kalau masih remaja gini kan perasaannya fluktuatif,” kata pelajar SMAN 5 Kota Magelang kelas 11 itu, sembari ngekek.

Tapi, bukan sembarangan novel dibacanya. Ia lebih suka novel-novel Jepang. Tiara mengaku suka novel Jepang, karena kecintaannya pada sosok Doraemon. Kucing gendut warna biru sahabat Nobita itu, membuatnya kesengsem.

“Dari film kartunnya saja, sudah kelihatan kalau orang-orang sana (Jepang) kreatif. Makannya, aku juga jadi penasaran sama novel-novel buatan Jepang, pasti ceritanya beragam,” ucap Tiara yang mengkoleksi beberapa novel Jepang. Toh, untuk memiliki novel teranyar, ia mengaku harus rela menabung.

Warga Jalan Manggis, Randusari, Keramat Magelang itu, biasa menghabiskan waktunya selepas sekolah untuk membaca novel. Tapi saat jam belajar, ia tetap fokus belajar. (put/isk)