Jadwalkan TC di Magelang

225
TUGAS BERAT: Firmandoyo, akan memboyong para pemainnya ke Magelang untuk menjalani TC untuk persiapan menuju Pra PON. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
TUGAS BERAT: Firmandoyo, akan memboyong para pemainnya ke Magelang untuk menjalani TC untuk persiapan menuju Pra PON. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
TUGAS BERAT: Firmandoyo, akan memboyong para pemainnya ke Magelang untuk menjalani TC untuk persiapan menuju Pra PON. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Setelah libur beberapa bulan, Tim Pra-PON sepak bola Jateng akan kembali menggelar Training Center (TC). Pelatih Jateng Firmandoyo akan memimpin latihan yang dipusatkan di Lapangan Yon Armed 3 Magelang, mulai 12 Januari mendatang.

Mantan pelatih PSIS itu dibantu Anjar Jambore Widodo sebagai asisten pelatih, Agus Yatmono pelatih kiper dan Zauzan Kharisma sebagai pelatih fisik. Mereka akan menggembleng kembali kondisi 20 pemain yang masih dipertahankan. Program pertama, mengambalikan kondisi para pemain.

“Meskipun belum ada kepastian jadwal Pra-PON, Jateng akan kembali menggelar latihan. Dengan begitu, anak-anak akan selalu dalam kondisi siap untuk bertanding. Dalam persiapan, kami juga merencanakan program uji coba untuk mendekatkan para pemain pada atmosfer kompetisi,” kata Ketua Asprov PSSI Jateng Johar Lin Eng, kemarin.

Untuk sementara ini, tim Jateng belum akan menggelar latihan secara terus menerus. Karena jadwal belum keluar, program latihan secara berkala akan diterapkan. Selama sepekan menggelar pemusatan latihan, sepekan kemudian latihan libur. Namun, bila jadwal sudah keluar, latihan akan diintensifkan.

Pelatih PON Jateng Firmandoyo mengatakan, progam latihan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada para pemain agar berlatih di klubnya masing-masing. Pasalnya, cukup banyak pemainnya yang sudah memiliki klub, baik di kompetisi amatir maupun profesional.

Dia menambahkan, sembari belatih, pihaknya masih akan mencari pemain di berbagai daerah. Pasalnya, mantan Pelatih PSIS itu masih membutuhkan pemain di berbagai posisi. Apalagi pihaknya juga masih menerapkan sistem promosi degradasi bagi timnya. ”Kami sudah memiliki kerangka tim yang siap tampil. Kini tinggal mencari pemain-pemain pelapis. Bila beruntung, kami bisa menemukan pemain-pemain yang lebih baik dibandingkan yang ada, sehingga kekuatan tim akan semakin bertambah,” tandasnya.

Target awal Jateng, meloloskan tim dari PraPON. Baru kemudian memperbaiki prestasi yang didapat pada PON XVIII/2012 Riau. Saat itu, Jateng yang juga dibesut Firmandoyo meraih perunggu. Pada PON XIX/2016 Jabar, minimal dapat masuk final. (bas/smu)