Siswa Ikut Doakan Korban Air Asia

125
DOAKAN DARI JAUH : Ribuan siswa SMAN I Kajen berdoa sejenak untuk para korban Air Asia QZ8501 di sela perayaan HUT sekolah mereka, Selasa (6/1). (Faiz Urhanul Hilal/Radar Semarang)
DOAKAN DARI JAUH : Ribuan siswa SMAN I Kajen berdoa sejenak untuk para korban Air Asia QZ8501 di sela perayaan HUT sekolah mereka, Selasa (6/1). (Faiz Urhanul Hilal/Radar Semarang)
DOAKAN DARI JAUH : Ribuan siswa SMAN I Kajen berdoa sejenak untuk para korban Air Asia QZ8501 di sela perayaan HUT sekolah mereka, Selasa (6/1). (Faiz Urhanul Hilal/Radar Semarang)

KAJEN – Lantunan doa untuk para korban pesawat Air Asia QZ8501 menyeruak dari lapangan basket SMAN I Kajen, Selasa (6/1). Pagi itu, ribuan pelajar menggelar doa bersama yang dilangsungkan pada puncak acara HUT ke 35 sekolah yang beralamat di Jalan Madurejo, Kajen tersebut.

“Jika masih ada yang selamat, maka selamatkanlah. Bagi korban meninggal, semoga diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap guru agama, Zaerofi, yang memimpin doa tersebut.

Kepala SMAN I Kajen, Eko Supriyanto mengatakan, doa bersama tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan generasi peduli lingkungan. “Hal itu merupakan bentuk penanaman kepedulian lingkungan. Manakala terjadi kesusahan, kita juga ikut berbela sungkawa dan juga berupaya memberikan bantuan,” ungkapnya di sela acara.

Eko memaparkan, musibah yang menimpa pesawat dengan rute penerbangan Surabaya-Singapura tersebut, juga merupakan pembelajaran. “Kecelakaan itu juga merupakan pembelajaran. Bahwa yang namanya musibah itu bisa terjadi kapanpun dan di manapun dan bisa menimpa siapa saja,” imbuhnya.

Ketua OSIS SMAN 1 Kajen, Fahmi Zuhfa, menambahkan, peringatan ulang tahun sekolah ke 35 bukan hanya implementasi krestivitas siswa, baik dalam keilmuan, seni maupun budaya. Melainkan juga mengasah kepekaan diri sebagai makhluk sosisal. “Jadi implementasi kreativitas siswa ini juga tidak hanya dalam prestasi saja, melainkan kepedulian terhadap lingkungan. Untuk korban tanah longsor di Karangkobar Banjarnegara, kami juga menggalang bantuan,” jelasnya.

Meski dalam perayaan HUT sekolah yang penuh suka cita, menurut Fahmi, empati untuk para korban pesawat Air Asia dalam bentuk doa bersama dilakukan dengan tulus. “Meski dari jauh, semoga semua arwah korban Air Asia diterima disisi-Nya, amin,” ungkapnya. (hil/ric)