BERPENGALAMAN: Agus Fredy Pramono, salah satu atlet tenis meja Jateng di sektor putra yang disiapkan untuk memperoleh tiket PON 2016. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
BERPENGALAMAN: Agus Fredy Pramono, salah satu atlet tenis meja Jateng di sektor putra yang disiapkan untuk memperoleh tiket PON 2016. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
BERPENGALAMAN: Agus Fredy Pramono, salah satu atlet tenis meja Jateng di sektor putra yang disiapkan untuk memperoleh tiket PON 2016. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PTMSI Jateng siapkan 13 petenis meja menghadapi Pra PON yang rencananya digelar tahun ini. Tujuh di antaranya petenis putra dan enam lainnya petenis putri. Mereka atlet terbaik saat Porprov 2013 dan tampil di Kejurnas Tenis Meja di Semarang 2014 lalu.

Untuk putra terdapat nama Agus Freddy Pramono, Donny Prasetya Aji dan Franky Setyo Prabowo dari Kudus. Kemudian Jelly Da Costa dari Kota Pekalongan, Danang Tri Pamungkas (Banjarnegara), Rizal Maulana Putra (Temanggung) dan Aldo dari Kota Magelang.

Sementara untuk putri Jateng diperkuat Ceria Nilasari dan Ayuka Pratiwi asal Kota Semarang. Kemudian Lilis Indriyani dari Cilacap, Wahyuningrum dari Kota Salatiga, ditambah Anisa dan Nonik masing-masing dari Demak dan Kudus. ”Pemilihan atlet berdasarkan prestasi yang ditorehkan. Ada 13 atlet yang dipersiapkan menghadapi PraPON, namun masih bisa bertambah. Mereka adalah yang terbaik pada Porprov dan Kejurnas Tenis Meja di Semarang, beberapa waktu lalu,” kata Kabid Binpres PTMSI Jateng Dustamat Jaya Wiguna, kemarin.

Lebih lanjut Dustamat mengatakan, para atlet akan mulai menjalani program latihan di Wisma Bakti Semarang mulai Februari mendatang. Adapun fokus latihan ada pada penjagaan stamina dan insting mencetak poin saat bertanding. Karenanya, akan banyak digelar uji coba internal.

Selama menjalani program latihan, tiap atlet dituntut mengerluarkan kemampuan terbaik. Pasalnya, sesuai aturan, hanya empat petenis meja putra dan empat putri yang akan mewakili Jateng di PraPON. Atlet-atlet yang kalah bersaing akan dicoret. ”Kami akan mencari yang terbaik di antara yang terbaik. Target awal, meloloskan sebanyak-banyaknya atlet untuk tampil di PON Jabar 2016 mendatang,” sambungnya.

Pada PON XVIII/2012 Riau lalu, tenis meja hanya menyumbangkan empat perunggu. Masing-masing dari beregu putra dan putri. Kemudian ganda putra atas nama Agus Freddy/Donny Prasetya ditambah ganda putri oleh Stella F Palit/Novianti Chandra. (bas/smu)