Rencanakan Jalan Lingkar Cepiring-Kaliwungu

184

KENDAL – Bupati Kendal Widya Kandi Susanti merencanakan bakal membangun jalan di jalur lingkar jalan tembus mulai samping belakang pabrik gula PT IGN Cepiring, terhubung dengan jalur lingkar utara Kaliwungu arah ke Semarang.

“Ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) kami selaku bupati dalam mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Yang terpenting do’akan saja, agar ke depan masih ada waktu untuk melanjutkan pembangunan,” tandasnya, saat menyampaikan hasil-hasil dan rencana pembangunan di Kabupaten Kendal, kemarin.

Dengan adanya jalan lingkar tersebut, diharapkan akan memudahkan akses dari Kendal ke segala penjuru. Selama ini Kendal sudah mempunyai jalan lingkar Kaliwungu dan Weleri yang mampu mengurai arus kendaraan terutama kendaraan berat di jalur pantura. “Akses ekonomi dari dan ke Kendal akan makin terbuka. Sehingga rakyat Kendal akan mendapatkan manfaat ekonominya,” tegasnya.

Bupati Widya Kandi Susanti juga mengatakan, mimpinya mewujudkan pembangunan pelabuhan Tanjung Kendal telah terealisasi. Bahkan, pembangunan untuk pelabuhan niagapun juga tengah dilakukan guna memudahkan transportasi lewat jalur laut untuk jalur ekspor barang keluar. “Pembangunan pelabuhan Tanjung Kendal telah selesai, namun kami masih menunggu selesainya pembangunan pelabuhan Kumai yang di Kalimantan,” kata Bupati.

Widya menyampaikan, akses penghubung antar pelabuhan Tanjung Kendal dan pelabuhan Kumai dimaksudkan agar masyarakat dan para wisatawan lokal maupun domestik lebih mudah dan cepat menggunakan akses jalur laut. “Jadi apabila ingin berwisata ke kota Kendal tidak perlu ke Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Mereka dapat langsung turun di Kendal,”ujarnya.

Dia juga mengatakan, pembangunan pelabuhan Tanjung Kendal maupun Pelabuhan Niaga yang menggunakan akses transportasi jalur laut diharapkan dapat mengurangi padatnya arus lalu lintas di jalan pantura Kendal.

Kondisi jalur jalan raya Pantura tidak lepas dari kendaraan berat maupun pribadi. Untuk mengurangi kepadatan dan menciptakan arus lalu lintas di tengah-tengah kota, Bupati Widya mengupayakan pembangunan pelabuhan tersebut. “Kota Kendal ini posisinya berada di tengah-tengah jalur jalan pantura, hampir setiap hari kendaraan berat dan pribadi selalu ramai memenuhi jalan ini. imbasnya, selain jalan sering rusak, juga rawan terjadi kecelakaan,” bebernya.

Atas berbagai pembangunan yang dilakukan itu, kata Bupati, diharapkan kota Kendal bebas dari kendaraan berat dan jalan menjadi mulus. Dampak yang dirasakan masyarakat juga sangat banyak. Sebab masyarakat lebih leluasa dan dapat menikmati suasana kota Kendal dengan nyaman dan aman. (via/jpnn/smu)