Menunggu Jadwal Kompetisi

181
JALAN TERUS: Sembari menunggu keputusan Kongres PSSI yang dilaksanakan hari ini di Jakarta, PSIS terus memburu pemain melalui seleksi. Mulai besok, akan dilaksanakan seleksi tertutup, dengan hanya memanggil pemain-pemain yang telah diincar untuk dilihat kemampuan terakhirnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
JALAN TERUS: Sembari menunggu keputusan Kongres PSSI yang dilaksanakan hari ini di Jakarta, PSIS terus memburu pemain melalui seleksi. Mulai besok, akan dilaksanakan seleksi tertutup, dengan hanya memanggil pemain-pemain yang telah diincar untuk dilihat kemampuan terakhirnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
JALAN TERUS: Sembari menunggu keputusan Kongres PSSI yang dilaksanakan hari ini di Jakarta, PSIS terus memburu pemain melalui seleksi. Mulai besok, akan dilaksanakan seleksi tertutup, dengan hanya memanggil pemain-pemain yang telah diincar untuk dilihat kemampuan terakhirnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS berharap bisa segera mendapat kepastian jadwal kompetisi dalam Kongres tahunan PSSI di Hotel Borobudur Jakarta, hari (4/1) ini. Kepastian jadwal dan format kompetisi penjadi poin penting. Berkaca pada musim lalu, kick off kompetisi setidaknya berubah tiga kali.

Pelaksanaan kompetisi juga molor karena operator liga kurang memperhatikan jadwal di luar sepak bola, seperti pilpres dan pilkada. ”Tentunya hal itu mengganggu kesiapan tim peserta kompetisi. Tak hanya dari sektor teknis di mana tim pelatih harus menyiapkan program latihan dan persiapan pertandingan. Namun juga finansial yang membengkak lantaran pelaksanaan molor,” ujar General Manager tim PSIS Kairul Anwar.

Selain itu soal format kompetisi, khususnya Divisi Utama juga mengalami perubahan di babak semifinal dan final. Pada regulasi awal, ditetapkan hingga partai final menggunakan sistem home away. Namun karena berbagai hal berubah menjadi home tournament. ”Apakah nantinya menggunakan home turnament atau home away, kami harap dipastikan sejak awal. Dengan begitu tiap tim dapat merancang penganggaran sejak sekarang,” sambungnya.

Apa yang akan disampaikan itu, sejalan dengan salah satu agenda kongres. Yakni membahas perubahan strata kompetisi. Awalnya terbagi menjadi empat level, yakni Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Divisi I dan Amatir. Musim depan menjadi tiga level, ISL, Divisi Utama, dan Amatir.

Di sisi lain, Laskar Mahesa Jenar pun sudah menyiapkan tim untuk berkompetisi. Di bawah pelatih anyar M Dofir, mereka sudah mulai menjaring pemain, sejak pertengahan Desember lalu. Beberapa nama hasil seleksi sudah direkomendasikan dan akan segera diikat kontrak.

Pelatih pelatih fisik PSIS, Sumardi Widodo terpisah menambahkan, kepastian jadwal kompetisi juga penting bagi setiap tim terutama sebagai pedoman tim pelatih untuk menyusun program selama persiapan. “Kalau sudah ada kepastian jadwal kompetisi kami akan menarik mundur jadwal kick off ke masa persiapan ini untuk menentukan program. Tapi kalau selama belum ada jadwal ya persiapan belum bisa maksimal,” pungkasnya. (bas/smu)