DISESUAIKAN: Untuk pemilik tubuh kurus harus menggunakan warna yang lebih collorfull dengan banyak motif agar terlihat lebih berisi. Sedangkan untuk yang gemuk disarankan untuk menggunakan kebaya yang memiliki warna monokromatik dengan aksen kebaya yang minimalis.
DISESUAIKAN: Untuk pemilik tubuh kurus harus menggunakan warna yang lebih collorfull dengan banyak motif agar terlihat lebih berisi. Sedangkan untuk yang gemuk disarankan untuk menggunakan kebaya yang memiliki warna monokromatik dengan aksen kebaya yang minimalis.
DISESUAIKAN: Untuk pemilik tubuh kurus harus menggunakan warna yang lebih collorfull dengan banyak motif agar terlihat lebih berisi. Sedangkan untuk yang gemuk disarankan untuk menggunakan kebaya yang memiliki warna monokromatik dengan aksen kebaya yang minimalis.

MEMASUKI tahun 2015, tren kebaya bergeser ke kesan simpel. Sebenarnya tidak akan banyak bertransformasi dari tahun sebelumnya. Bedanya, di tahun ini kebaya akan dipadukan dengan bahan-bahan lain selain batik dan kain songket.

Pemilik Inav Butiq, Intan Avantie mengatakan, jika di tahun ini desain kebaya masih simpel namun dengan desain dan warna lebih baru. Hal ini dikerenakan,kerena kebaya saat ini kebaya menyasar kepada semua segmen masyarakat. “Model dan tren selalu berputar, di tahun ini kebaya tidak mengalami perubahan banyak di bandingkan tahun lalu. Ditahun ini desain akan cenderung perpaduan antara tradional dan modern, sedangkan di sisi warna akan menggunakna warna-warna yang kalem atau warna gelap,” kata Intan Avantie kepada Radar Semarang.

Menurut Intan, kebaya saat ini memiliki desain yang lebih universal. Namun desain tersebut masih kental dengan aksen budaya tradisional bermaterikan perpaduan kain siffon. Jika dahulu kebaya hanya dimodifikasi dengan menggunakan perpaduan kain batik ataupun kain songket. “Saat ini desain kebaya biasanya memiliki potongan lebih ringan dan tidak banyak aksen layer sehingga lebih sederhana. Selain itu menggunakan enter point misalnya renda, dan prada dan lebih cenderung condong pada permainan warna,” terangnya.

Permainan warna pada kebaya di tahun ini, lanjut Intan akan menggunakan warna teduh ataupun warna pastel seperti cokelat, krem, dan kuning. Sementara untuk warna gold dan silver masih tetap diminati namun tetap bernuansa kalem. “Bahannya tetap brokat dan tidak banyak aksen ataupun cenderung sederhana,” tandasnya.

Untuk bentuk, lengan pada kebaya tahun ini juga akan mengalami tranformasi. Kebaya lengan pendek akan membuat sang pemakainya lebih terlihat trendi. “Sementara untuk bentuk lengan leher lebih menggunakan bentuk leher yang tinggi dengan potongan V. bentuk V diaopsi untuk mengekplore bagian leher,” paparnya.

Sebagai desainer profesional, dirinya memberikan saran untuk pembaca Radar Semarang agar bisa menciptakan gaya sendiri sesuai dengan proporsi tubuh dengan pandai memadukan busana ataupun tabrak warna. “Apapun bajunya harus bisa menutup kelemahaan yang kita miliki,” ujarnya.

Menurut dia, untuk orang yang memiliki tubuh gemuk disarankan untuk memiliki warna monokromatik dengan aksen kebaya yang minimalis. “Sementara untuk wanita yang memiliki tubuh yang kurus harus menggunakan warna yang lebih collorfull dengan banyak motif agar terlihat lebih berisi,” pungkasnya. (den/smu)