Petugas Pergi, Pedagang Kembali Dagang

159
GANGGU AKSES: Petugas Satpol PP Kota Salatiga saat menertibkan pedagang buah yang berjualan di bahu jalan kawasan Pasar Raya I, kemarin. (Munir Abdillah/Radar Semarang)
GANGGU AKSES: Petugas Satpol PP Kota Salatiga saat menertibkan pedagang buah yang berjualan di bahu jalan kawasan Pasar Raya I, kemarin. (Munir Abdillah/Radar Semarang)
GANGGU AKSES: Petugas Satpol PP Kota Salatiga saat menertibkan pedagang buah yang berjualan di bahu jalan kawasan Pasar Raya I, kemarin. (Munir Abdillah/Radar Semarang)

SALATIGA— Satpol PP Kota Salatiga menertibkan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Raya I yang menempati bahu jalan. Keberadaan PKL tersebut dianggap mengganggu kelancaran arus lalu lintas, lantaran badan jalan menjadi sempit. Ironisnya, setelah petugas pergi, para PKL kembali berjualan di titik semula.

Ketua Satpol PP Kusumo Aji, mengatakan, keberadaan PKL sudah menyalahi aturan, karena memakan badan jalan. Selain terlihat semrawut, keberadaannya juga mengganggu arus lalu lintas. “Ini hari pertama tahun 2015 petugas satpol PP bekerja, penertiban untuk sementara ini kita fokuskan pada penertiban PKL yang menutup jalan. Di jalan masuk pasar sampai pasar Blauran kita siagakan petugas untuk pengaturan kendaraan yang melintas di jalan pasar,” katanya.

Selain di kawasan Pasar Raya I, penertiban PKL juga akan dilakukan di bahu Jalan Taman Makam Pahlawan. Karena kawasan tersebut harusnya bebas dari PKL. Menurutnya, pemkot sebenarnya sudah memberikan fasilitas tempat untuk para PKL, tapi tidak dimanfaatkan dengna baik dan justru memilih berjualan di kawasan larangan. “Kalau tidak segera ditertibkan, ditakutkan akan semakin menjamur dan sulit untuk dikendalikan. Oleh karena itu kita akan lakukan penertiban secara rutin,” katanya.

Disinggung sanksi yang akan diterapkan terhadap PKL yang melanggar, Aji menyatakan, sanksi dilakukan secara bertahap. Untuk pertama dilakukan pembinaan dulu, peringatan, hingga mengenakan tindak pidana ringan (tipiring) sesuai amanat Perda. Selain PKL, Satpol PP juga akan mengintensifkan razia terhadap bangunan-bangunan yang pemiliknya belum mengurus izin IMB.

Berdasarkan pengamatan Radar Semarang di lapangan, masih banyak PKL yang menjual barangnya di bahu jalan. Ketika diperingatkan oleh petugas mereka beramai-ramai menutup dagangan mereka, tapi ketika petugas pergi mereka kembali buka. Kondisi jalan pasar masih semrawut. Beberapa motor saling tabrak karena padat merayap. Ditambah kondisi setelah hujan, kondisi jalan becek dan bau. (mg14/zal)